Pejuangkantoran.com – Mudik Lebaran di Hari Raya Idul Fitri dengan mengendarai mobil pribadi itu saat ini menjadi yang paling banyak dilakukan.
Kementerian Perhubungan pernah melakukan pada Lebaran 2025, seperti yang dimuat di Kompas.id (11/03/2025). Survei ini memperkirakan lebih dari 146 juta orang bepergian saat Lebaran, dengan mobil pribadi sekitar 23% pemudik (±33,7 juta orang).
Secara umum, jika melakukan perjalanan mudik Lebaran bersama keluarga, adalah cara yang lebih hemat dan fleksibel.
Misal, untuk rute Jakarta-Yogyakarta, akan menghabiskan BBM Rp700ribu – Rp 1juta. Lalu biaya tol antara Rp500-700ribu. Total Rp1,2-1,7juta. Jika satu mobil berempat, maka rerata satu orang akan mengeluarkan biaya antara Rp300-425ribu.
Ini jauh lebih murah jika naik pesawat, kereta api, atau bus minimal eksekutif. Belum lagi tiga moda ini harus sudah pesan tiket jauh hari supaya tidak kehabisan.
Selain itu fleksibilitas waktu keberangkatan dan kepulangan, serta pemanfaatan moda mobil di daerah tujuan yang jauh lebih banyak.
Bagi kamu yang berada di Pulau Jawa dan berencana mudik dengan mengendarai mobil bersama keluarga melalui Tol Trans Jawa, berikut ini sejumlah strategi anti-macet yang bisa kamu terapkan:
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil atau Pakai Bus? Simak 13 Poin Penting Berikut Ini!
- Pahami Pola Kemacetan Mudik Lebaran
Umumnya puncak arus mudik biasanya terjadi H-3 sampai H-2 sebelum Lebaran.
Pola umum yang didapatkan dari data Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menunjukkan pola seperti berikut ini:
- H-5 hingga H-4: mulai padat;
- H-3: sangat padat;
- H-2: puncak kemacetan;
- H-1: mulai berkurang karena banyak orang sudah sampai tujuan.
Untuk arus balik biasanya H+3 sampai H+5.
- Waktu Keberangkatan Paling Aman
Waktu keberangkatan adalah kunci. Berikut ini waktu-waktu terbaik yang bisa kamu manfaatkan:
- Berangkat sangat pagi (01.00–04.00)
Pros: lalu lintas masih sepi, truk lebih sedikit, udara lebih dingin, sehingga mesin lebih stabil
Cons: Sopir harus cukup tidur sebelumnya.
- Berangkat siang menjelang sore (13.00–16.00)
Pros: Banyak pemudik sudah berhenti untuk istirahat dan rest area mulai kosong.
Cons: Ada kemungkinan bertemu kepadatan di malam hari.
Waktu yang sebaiknya dihindari