Brand raksasa Nike beberapa kali diterpa isu sablonan logo atau emblem klub yang mengelupas di tengah laga. Pada beberapa laga pramusim dan kompetisi domestik (misalnya yang pernah menimpa beberapa klub besar Eropa), teknologi heat-press (emblem yang ditempel dengan panas, bukan dijahit agar jersey lebih ringan) gagal melekat sempurna akibat keringat atau pencucian, membuat logo klub atau sponsor copot di lapangan.