news

Ini 10 Negara yang Punya Bahasa Terbanyak di Dunia, Nomer Satu Ternyata Bukan Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:42 WIB
Ilustrasi: Summer Institute of Linguistics International merilis daftar negara dengan bahasa aktif terbanyak di dunia. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Indonesia selalu disebut sebagai negara kepulauan yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau. Dengan sendirinya, kita jadi menebak bahwa negara kita juga punya bahasa paling banyak di dunia.

Namun ternyata, pemilik bahasa terbanyak di dunia bukan Indonesia. Hal ini terungkap setelah Summer Institute of Linguistics International mengungkap peta keberagaman bahasa di dunia baru-baru ini. 

Faktor geografi, sejarah migrasi, isolasi wilayah, hingga kolonialisme masa lalu, ternyata punya peran besar dalam membentuk bahasa di suatu negara.

Baca Juga: 11 Cara Lain Mengatakan “Oke dalam Bahasa Inggris biar Isi Email Kamu Nggak Itu-itu Saja

Lalu siapa yang menempati peringkat pertama pemilik bahasa terbanyak di dunia?

Negara dengan bahasa yang masih aktif digunakan (living language) terbanyak di dunia adalah Papua Nugini. Mereka punya 843 bahasa hidup, padahal jumlah penduduk mereka bahkan tidak sampai 12 juta orang. 

Ada beberapa hal mengapa Papua Nugini punya bahasa terbanyak di dunia, yaitu:

  • Medan alamnya luar biasa tangguh dan berbukit-bukit.
  • Punya ratusan pulau yang saling terpisah.
  • Banyak komunitas yang hidup terisolasi sejak zaman dulu.

Kondisi alam seperti itu ternyata menjaga bahasa mereka tidak punah. Bahkan, jumlah bahasa di Papua Nugini ini hampir dua kali lipatnya India, padahal populasi mereka tidak ada 1%-nya India.

Nah, posisi kedua ditempati oleh Indonesia! Dengan belasan ribu pulau, kita tercatat memiliki 709 bahasa hidup yang setidaknya masih punya satu penutur asli. Setelah Indonesia, posisi berikutnya diikuti oleh Nigeria, India, dan China.

Yang tidak disangka-sangka adalah Amerika Serikat, yang ternyata masuk peringkat kedelapan dengan 239 living language. Bukankah mereka hanya berbicara Bahasa Inggris?

Baca Juga: Setelah Lama Menanti, Jirayut Pecah Telur Main Film Pertamanya di Horor Komedi 'Cek Khodam'

Ternyata tidak, hanya saja sebagian besar adalah bahasa suku asli (ndigenous) yang sekarang kondisinya terancam punah karena sejarah asimilasi masa lalu. Bahkan, hampir 50 bahasa di sana sudah lenyap sama sekali.

Negara dengan sedikit bahasa 

Di lain pihak, ada juga negara yang hanya punya satu bahasa aktif, yaitu Korea Utara. Sejak semenanjung Korea terbagi setelah Perang Dunia II, negara ini menjadi salah satu yang paling tertutup di dunia.

Akibatnya, sekarang mereka cuma punya dua bahasa hidup: bahasa Korea dan bahasa isyarat Korea.

Halaman:

Tags

Terkini