news

Donald Trump Girang Namanya Jadi Jalan Tol di Maroko, Proyeknya Senilai Rp16 T

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:15 WIB
Presiden ke-45 dan ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump. (Istimewa/jangkauindonesia.com)

PejuangKantoran.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan apresiasinya setelah namanya diabadikan menjadi nama sebuah jalan tol strategis di Maroko. Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Trump melalui media sosial Truth Social, disertai video proyek jalan yang kini disebut sebagai President Donald J. Trump Highway. 

Dalam unggahannya, Trump mengucapkan terima kasih kepada Raja Mohammed VI atas penghormatan tersebut.

"Terima kasih kepada Yang Mulia Raja Mohammed VI dari Maroko. Ini adalah kehormatan besar. Saya berharap suatu hari nanti dapat melintasi seluruh jalan tol yang luar biasa ini," tulis Trump. 

Baca Juga: Ternyata Ada Lho, Negara yang Jumlah Turisnya Jauh Lebih Banyak daripada Warga Lokal!

Jalan yang dimaksud merupakan ruas Tiznit-Dakhla Expressway, jalur sepanjang sekitar 1.055 kilometer yang membentang dari Kota Tiznit menuju Dakhla di wilayah Sahara Barat yang dikuasai Maroko. Proyek ini menjadi salah satu pembangunan infrastruktur terbesar di negara tersebut dengan nilai investasi sekitar US$1 miliar. 

Selain mempercepat konektivitas antarkawasan, jalan tol tersebut diproyeksikan menjadi koridor logistik utama yang menghubungkan Maroko dengan kawasan Afrika Barat melalui pesisir Atlantik. Pemerintah Maroko menilai proyek ini berperan penting dalam memperkuat perdagangan, investasi, dan pengembangan wilayah selatan negara itu.

Pengabadian nama Trump dinilai tidak lepas dari hubungan diplomatik kedua negara. Pada 2020, saat masih menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, Trump mengakui kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara Barat, sebuah keputusan yang mengubah arah kebijakan luar negeri AS terhadap kawasan tersebut dan mempererat hubungan Washington-Rabat. 

Meski demikian, status wilayah Sahara Barat hingga kini masih menjadi sengketa internasional. Pengakuan Amerika Serikat terhadap klaim Maroko tidak diikuti oleh banyak negara lain, sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) masih menganggap status wilayah tersebut belum terselesaikan. 

Baca Juga: Sudah 950 Juta Orang yang Pakai Gemini Setiap Bulan, Jauh Melampaui Ekspektasi Alphabet

Di sisi lain, sejumlah media mencatat masih ada perbedaan mengenai status resmi penamaan jalan tersebut. Trump dan beberapa media Maroko menyebut ruas itu telah menggunakan nama President Donald J. Trump Highway, sementara sebagian laporan menyebut nama administratif jalan masih menggunakan Tiznit-Dakhla Expressway dan penyebutan nama Trump lebih bersifat simbolis atau promosi. 

Tags

Terkini