news

Hari Terakhir Ngantor, Cek Tips Buka Puasa di MRT Kalau Masih Pulang Kantor Desak-desakan

Selasa, 18 April 2023 | 17:19 WIB
Ketentuan Berbuka Puasa di MRT Jakarta (Foto : Instagram @mrtjktinfo)

Pejuangkantoran.com - Hari ini hari terakhir masuk kantor. Ini berarti bisa jadi hari terakhir kamu sebelum cuti bersama untuk berdesak-desakan di MRT bahkan sampai buka puasa di jalan. 

Hari-hari sebelumnya, kamu mungkin saja sering buka puasa di jalan atau bahkan saat di MRT. Memang, MRT mengizinkan orang untuk berbuka puasa di dalam kereta. 

Di bulan puasa ini, PT MRT Jakarta memang mengizinkan penumpang untuk berbuka puasa di dalam kereta. 

Baca Juga: 3 Soft Skill yang Wajib Dimiliki Jika Berniat Kerja di Perusahaan Global

"Sebagai bentuk dukungan terhadap pengguna jasa yang menjalankan ibadah puasa Ramadan, PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan kebijakan khusus selama bulan Ramadan, khususnya saat berbuka puasa," tulis PT MRT Jakarta. 

"Pengguna jasa diperbolehkan untuk membatalkan puasa saat berada di dalam ratangga maupun area berbayar (seperti peron atau beranda peron/paid concourse) saat waktu berbuka telah tiba dan melanjutkan kegiatan membatalkan puasa di area beranda peron tidak berbayar (unpaid concourse)."

Meski demikian, ini tak berarti kamu bisa bebas makan nasi bungkus, gorengan, atau minum es campur ya Pejuang Kantoran. Berbuka puasa di dalam MRT tetap harus mengikuti aturan yang berlaku. 

Baca Juga: Ke Jerman, Penampilan Erina Gudono Berkebaya Dipuji Warganet

"Pengguna jasa hanya diperbolehkan membatalkan puasa dengan air putih dan buah kurma serta maksimum 10 menit setelah setelah azan magrib (apabila masih di dalam ratangga atau area berbayar). Pengguna jasa tidak diperbolehkan untuk membatalkan puasa dengan minuman selain air putih (teh, kopi, sirup, soda, dll) dan kudapan selain buah kurma."

Namun pastikan bersihkan tempat duduk atau area sekitar setelah makan dan pastikan tidak ada sisa makanan atau minuman yang tertinggal.

"Selain itu, masker dapat dibuka sementara saat berbuka dan digunakan kembali setelah membatalkan puasa selesai. Selama membuka masker, pengguna jasa tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan tidak berbicara baik satu maupun dua arah. Pengguna jasa juga diminta untuk tetap menjaga kebersihan ratangga dan area stasiun dengan membawa kembali sampahnya saat meninggalkan ratangga atau peron berbayar."

 

Tags

Terkini