news

4 Dugaan Aksi “Halalkan Segala Cara” ala Kamboja Agar Jadi Juara di SEA Games 2023

Jumat, 12 Mei 2023 | 14:47 WIB
Atlet Pencak Silat Kamboja Non Sromoachkroham raih medali emas di SEA Games 2023 tanpa tanding, Bayu Lesmana dipaksa WO? (Twitter @thitipan_mafia)

PejuangKantoran.com - Sejak resmi dibuka pada Rabu, 5 Mei 2023, Southeast Asian Games atau lebih dikenal dengan SEA Games 2023 yang diadakan di Kamboja membuat para atlet dan warga Indonesia geregetan.

Bagaimana tidak? Terjadi banyak kejanggalan yang sangat merugikan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, yang tidak jarang membuat kita kehilangan kesempatan meraih medali emas.

Kebanyakan, kejanggalan itu dilakukan oleh Kamboja sebagai tuan rumah SEA Games 2023. Hingga saat ini negara tersebut menempati posisi dua dengan total perolehan medali 56, sedangkan Indonesia berada di posisi ke-4 dengan total medali 42.

Baca Juga: Farhan Halim, Outside Hitter Timnas Voli Putra Indonesia yang Ditakuti di SEA Games Kamboja 2023

Memang tidak aneh jika tuan rumah biasanya berada di posisi atas perolehan medali. Namun, yang janggal di sini adalah cara Kamboja merebut medali emas tersebut.

Berikut adalah beberapa kejanggalan yang menimbulkan dugaan aksi halalkan segala cara ala Kamboja agar jadi juara SEA Games 2023.

1. Diduga gunakan pemain asal China dalam cabor bulutangkis

Untuk kali pertama, cabang olahraga (cabor) bulutangkis di SEA Games Kamboja 2023 menambahkan nomor baru, yakni beregu campuran khusus.

Namun, nomor baru ini hanya boleh diikuti oleh lima negara, yaitu Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste, dan Myanmar.

Sementara negara lain, termasuk Indonesia, dilarang ikut bertanding dengan alasan Kamboja ingin negara dengan tim bulutangkis yang lemah juga punya kesempatan mendapatkan medali di SEA Games Kamboja 2023.

Bukan itu saja yang aneh. Saat pertandingan bulutangkis beregu campuran, banyak orang yang menduga bahwa salah satu pemain putri Kamboja Chourng Meng merupakan pemain China Zhoung Meng, atlet Silver Medalist WJC 2019.

Kecurigaan semakin besar karena sejak awal Meng bertanding, wajahnya tidak pernah ditampilkan atau disorot oleh kameramen hingga final Mixed Team berakhir. Bahkan, setiap timnya menang, wajahnya tidak pernah dipublikasikan.

Saat para pemain naik ke podium, Meng juga tidak ikut, meski berhasil meraih medali emas. Di foto awal tim badminton Kamboja pun, pemain ini juga tidak ditampilkan.

Keanehan ini juga sudah diberitakan oleh China dan Thailand. Namun, sampai saat ini tidak ada penjelasan resmi mengenai hal tersebut.

Baca Juga: Atlet Pencak Silat Safira Dwi Meilani Sempat Didiskualifikasi Sebelum Rebut Emas SEA Games Kamboja 2023

Halaman:

Tags

Terkini