news

Tunjuk Linda Yaccarino sebagai CEO Twitter, Elon Musk Bilang Cuma Orang Bodoh yang Mau Pekerjaan Itu

Sabtu, 13 Mei 2023 | 14:23 WIB
Elon Musk telah menunjuk Linda Yaccarino sebagai CEO Twitter yang baru. (Instagram @lindayacc)

PejuangKantoran.com - Meski menjadi pemilik media sosial Twitter —atau yang sekarang disebut X Corp, tetapi sudah sejak lama Elon Musk mengatakan bahwa ia bukanlah CEO tetap perusahaan tersebut.

Dalam waktu dekat Twitter akan memiliki CEO baru karena Elon Musk menyebut telah menemukan pengganti dirinya. Pada Kamis (11/5/2023) lalu ia mengatakan telah menunjuk CEO baru, yang akan mulai resmi bekerja dalam waktu sekitar enam minggu.

Baca Juga: Coldplay Disebut Band dengan Bayaran Tur Konser Termurah

Dalam cuitannya di Twitter, Elon Musk mengatakan bahwa perannya akan beralih menjadi kepala eksekutif dan chief technology officer Twitter, setelah CEO baru mulai bertugas.

CEO Twitter baru yang telah ditunjuk untuk menggantikan dirinya adalah Linda Yaccarino, mantan kepala periklanan di NBCUniversal. Yaccarino akan mengawasi operasional bisnis di platform media sosial yang sedang berjuang untuk menghasilkan uang itu.

Tidak pernah ingin jadi CEO tetap

Sejak membeli Twitter pada Oktober 2022 lalu, pemilik Tesla ini sudah lama menegaskan bahwa dirinya bukanlah CEO tetap perusahaan tersebut.

Pada pertengahan November, hanya beberapa minggu setelah membeli media sosial tersebut dengan harga 44 miliar dollar, ia mengatakan kepada pengadilan Delaware bahwa dirinya tidak ingin menjadi CEO di perusahaan mana pun.

"Saya berharap dapat mengurangi waktu saya di Twitter dan mencari orang lain untuk menjalankan Twitter dari waktu ke waktu," kata pria kelahiran 28 Juni 1971 ini.

Lebih dari sebulan kemudian, dia kembali menulis di akun Twitter miliknya, "Saya akan mengundurkan diri sebagai CEO segera setelah saya menemukan seseorang yang cukup bodoh untuk menerima pekerjaan itu."

Janji itu muncul setelah jutaan pengguna media sosial tersebut memintanya untuk mundur dalam sebuah jajak pendapat di Twitter, yang dibuat dan dijanjikan oleh miliarder itu sendiri.

Pada Februari 2023, dia mengatakan di sebuah konferensi bahwa akan menemukan CEO untuk Twitter yang berbasis di San Francisco "menjelang akhir tahun".

Baca Juga: 4 Dugaan Aksi “Halalkan Segala Cara” ala Kamboja Agar Jadi Juara di SEA Games 2023

Disambut baik oleh para analis

Para analis yang mengikuti bisnis Twitter menyambut baik kabar penunjukan CEO baru Twitter tersebut. Sebab, bisnis periklanan Twitter mengalami kemunduran setelah berada di bawah pemerintahan Musk yang unik.

Halaman:

Tags

Terkini