news

Twitter Ganti Nama Jadi X, Ada Apa dengan Obsesi Elon Musk dengan Huruf X?

Rabu, 26 Juli 2023 | 13:51 WIB
Mengapa Elon Musk begitu terobsesi dengan huruf X? (Twitter/@elonmusk)

PejuangKantoran.com - Awal minggu ini, Twitter ganti nama jadi X. Keputusan Elon Musk untuk mengubah nama tersebut disayangkan oleh banyak orang karena Twitter terdengar lebih ear-catching dibandingkan X.

Namun keputusan untuk mengubah citra platform media sosial ini hanya salah satu dari banyak langkah dalam rencana muluk Elon Musk untuk membuat X sebagai aplikasi all-in-one atau aplikasi segalanya.

Ia berharap X dapat digunakan untuk transaksi digital, memesan taksi, dan layanan keuangan lainnya, seperti WeChat China.

Baca Juga: Menang Lagi, Elon Musk Akhirnya Geser Bernard Arnault Jadi Orang Terkaya di Dunia

Perubahan ini harus dilakukannya karena Elon Musk sudah bertaruh besar pada platform media sosial tersebut setelah membelinya dengan harga fantastis, US$44 miliar, pada akhir 2022 lalu.

Sejak membelinya, ia sudah berkata, “Membeli Twitter adalah percepatan untuk menciptakan X, The Everything App”.

Hal itu dibuktikan pada April 2023 dengan dirinya mengajukan kasus pengadilan federal di California untuk mengubah nama Twitter menjadi X Corp.

Namun, satu aspek yang menarik dari momen Twitter ganti nama jadi X ini adalah obsesi Elon Musk dengan huruf X.

Ternyata ada sejarah di balik hubungan pengusaha berusia 52 tahun itu dengan huruf ketiga terakhir dari rangkaian abjad tersebut.

Sudah dilakukan sejak awal karirnya sebagai pengusaha

Pada 1999, Elon memiliki perusahaan pertama yang dikenal sebagai X.com. Ini adalah platform layanan perbankan dan keuangan online.

Sayangnya, setahun kemudian ia dipaksa mundur sebagai CEO perusahaan.

Baca Juga: Viral, Foto Elon Musk dan Mark Zuckerberg Sedang Berpelukan. Reaksi Bos Twitter Malah Begini

Ashlee Vance, penulis buku Elon Musk: Tesla, SpaceX, and the Quest for a Fantastic Future, menjelaskan, "Semua orang mencoba membujuknya untuk tidak memakai nama itu untuk perusahaan karena terkesan seksual, tetapi dia sangat menyukainya dan bertahan dengan itu."

Tiga tahun kemudian, Elon memperoleh US$165 juta ketika situs tersebut—yang saat itu digabungkan dengan PayPal, dibeli oleh eBay.

Halaman:

Tags

Terkini