PejuangKantoran.com - Setelah melamar pekerjaan, kamu mungkin menunggu-nunggu kabar untuk mengikuti seleksi tahap berikutnya: wawancara kerja. Tetapi setelah menunggu seminggu, dua minggu, bahkan sebulan, kabar mengenai lamaran kerja kamu tidak juga datang.
Ketika kamu sangat membutuhkan pekerjaan, kamu bisa lho mem-follow up lamaran kerja kamu, begitu menurut penulis resume tersertifikasi Jacqui Barrett-Poindexter. Bagaimanapun juga, di era PHK massal seperti ini divisi HR pasti kewalahan menerima ratusan bahkan ribuan lamaran kerja.
Baca Juga: Amankah Melakukan Refresh Browser Saat Online Test Rekrutmen Bersama BUMN?
Agar niat kamu mem-follow up lamaran kerja kamu berhasil, pertimbangkan agar pesan kamu dan timing-nya tepat. Gunakan pedoman ini untuk mempertimbangkan apa yang perlu kamu sampaikan ketika menindaklanjuti lamaran kerja kamu:
1. Tunggu dua minggu
Ketika kamu melamar pekerjaan di perusahaan yang sudah lama kamu impikan, wajar kalau kamu ingin segera mem-follow up lamaran kerja kamu. Tetapi, sebaiknya tunggu dua minggu setelah mengirimkan lamaran tersebut sebelum menindaklanjutinya. Menunggu dua minggu memungkinkan tim rekrutmen memelajari lamaranmu, dan meningkatkan kemungkinan mereka memiliki pertimbangan yang kuat untuk menawarkan sesi wawancara.
2. Singkat dan jelas
Saat menindaklanjuti lamaran kerja kamu pada calon pemberi kerja, jaga agar komunikasi kamu sesingkat dan sejelas mungkin. Follow up dari kamu berfungsi untuk mengingatkan tim rekrutmen bahwa kamu adalah kandidat yang sangat cocok untuk pekerjaan itu. Usahakan untuk mengirim pesan email dalam tiga paragraf singkat. Atau, teleponlah dalam waktu kurang dari tiga menit.
3. Tegaskan minat kamu
Tindak lanjut lamaran kerja kamu harus dimulai dengan penegasan terhadap minat kamu pada posisi tersebut. Mulailah dengan menyampaikan bahwa kamu sudah mengirimkan lamaran untuk posisi tersebut, dan jelaskan bahwa kamu masih memiliki minat yang kuat pada pekerjaan tersebut.
Baca Juga: Kemenkes Tambah Kuota Beasiswa Kedokteran dan Fellowship untuk 82 Prodi di 2023
4. Sampaikan ulang kualifikasi teratas kamu
Setelah mengonfirmasi minatmu pada pekerjaan tersebut, ulangi secara singkat kualifikasi utama kamu untuk posisi tersebut. Fokuslah pada keterampilan, sertifikasi, atau pengalaman kamu yang paling penting sehingga kamu bisa memposisikan diri kamu sebagai kandidat yang kuat.
5. Ekspresikan rasa terima kasihmu
Akhiri follow up kamu dengan berterima kasih kepada manajer perekrutan atas waktu dan perhatiannya. Kamu bisa meminta mereka dengan hati-hati untuk mengambil langkah selanjutnya dalam proses perekrutan, entah itu menghubungi referensi kamu atau menjadwalkan wawancara. Berikan nomor kontak kamu sehingga tim rekrutmen bisa berkomunikasi dengan mudah kalau diperlukan.