PejuangKantoran.com – Lamaran kerja terkadang bisa hilang atau salah tempat, jadi tidak ada salahnya mem-follow up lamaran kerja untuk memastikan bahwa lamaran kamu sampai ke tangan yang tepat.
Selain itu, mem-follow up lamaran kerja memungkinkan kamu untuk menegaskan minat kamu pada posisi yang ditawarkan, dan mengonfirmasi bahwa lamaran kerja kamu telah diterima.
Sebelum mem-follow up lamaran kerja, baca kembali lowongan pekerjaan; apakah ada informasi mengenai kerangka waktu yang ditentukan perusahaan untuk proses seleksi. Jika mereka menentukan jangka waktu, sebaiknya tunggu sampai setelah waktu tersebut berlalu.
Kadang-kadang, sebuah lowongan pekerjaan memberitahu pelamar untuk tidak menelepon atau mengirim email tentang lamaran mereka. Jika demikian, hormati permintaan tersebut dengan tidak menghubungi mereka.
Baca Juga: Contoh Follow Up Email Bahasa Inggris untuk Menindaklanjuti Lamaran Kerja Kamu
Berikut adalah contoh follow up email dalam Bahasa Indonesia untuk menindaklanjuti lamaran kerja kamu:
Contoh #1
Subjek email: Follow Up Lamaran Kerja – [Posisi Lowongan]
Kepada Bapak/Ibu [Nama],
Hiring Manager [Nama perusahaan],
Perkenalkan saya [Nama]. Sekitar 2 minggu yang lalu, saya mengirimkan lamaran pekerjaan untuk posisi [Posisi Lowongan], namun sampai saat ini saya belum mendapatkan balasannya. Saya ingin konfirmasi penerimaan lamaran saya dan sekaligus memperkenalkan diri kembali.
Saya adalah pengikut setia instagaram @XYZ sejak tahun 2018, dan selalu terpukau dengan data e-commerce yang diproduksi. Selama 6 bulan terakhir ini, saya sudah mengerjakan lebih dari 50 proyek dan menangani klien dari Singapura, di beberapa channel digital seperti Social Media Ads, SEO, CRM/ atau sebutkan tools/strategi bisnis lain yang biasa kamu gunakan].
Dengan pengalaman ini, saya yakin dapat menjadi aset tambahan yang berharga untuk [Nama Perusahaan]. Terlampir adalah CV, cover letter, dan portofolio saya. Jika Bapak/Ibu butuh informasi lebih lanjut, saya bisa dihubungi di email abcde@xxx.com atau nomor [tuliskan nomormu].
Saya berharap mendengar kabar baik dari Bapak/Ibu. Terima kasih atas kesempatannya.
Salam,
[Nama Lengkap]
Baca Juga: Mengapa Lamaran Kerja Sebaiknya Di-Follow Up Melalui Email?