PejuangKantoran.com - Remake film horor tahun 1980-an, Bayi Ajaib, akan segera dirilis pada 19 Januari 2023. Para kru dan pemain film ini pun disibukkan dengan urusan promosi film ke berbagai kota. Tak terkecuali dua bintang utamanya, Vino G. Bastian (berperan sebagai Kosim), dan Adipati Dolken (Dorman).
Selepas dari kesibukan promosi film, para pendukung Bayi Ajaib bisa menghabiskan akhir tahun secara pribadi. Adipati Dolken sendiri mengaku akan menyambut tahun baru di rumah bersama sang istri, Canti Tachril, dan putri mereka yang baru lahir 8 Desember 2022 lalu.
Memasuki 2023, Adipati Dolken mengaku sudah menetapkan resolusi tahun baru.
Baca Juga: Vino G. Bastian dan Adipati Dolken Membintangi Remake Bayi Ajaib, Film Horor Lawas Keluaran 1982
“Gue mau menjadi bapak yang baik buat anak gue. Semoga gue bisa membuat anak dan keluarga gue bahagia seterusnya. Itu resolusi tahun baru 2023 yang paling penting sebenarnya,” ujar Dodot, sapaan akrab pria bernama asli Adipati Koesmadji ini.
Resolusi tahun baru Adipati lainnya adalah, bisa menjadi sutradara.
“Gue pengin men-direct. Plan ceritanya sudah ada. Tinggal satu langkah lagi sebenarnya. Hanya tinggal menunggu waktu yang tepat saja,” tukasnya.
Bisa merealisasikan keinginan menjadi sutradara adalah salah satu target yang sudah dipendamnya sejak lama. Namun selama ini ia masih terus menjajaki kemungkinannya.
Baca Juga: Setelah Punya Baby, Apa Rencana Adipati Dolken untuk Menyambut Tahun Baru?
Adipati menjelaskan lagi, bahwa sejak tahun lalu ia sebenarnya sudah men-direct video-video pendek tentang travelling. Ia bahkan sempat keliling Indonesia untuk mengangkat keindahan negeri ini, dan membuat cerita untuk film pendek.
“Berangkat dari situ, gue yakin perjalanan gue merintis karier sebagai sutradara bisa lebih mulus, lah! Harus buat cerita pendek dulu, lanjut ke film panjang. Prosesnya harus ada,” seru Dodot.
Yang menarik dengan menjadi sutradara, menurutnya, adalah visinya lebih jelas. Ia bisa melihat kualitas pemain, sisi art, dan semua aspek dalam film tersebut.
Berbeda halnya jika hanya menjadi pemain, di mana fokusnya hanya pada dialog dan karakter yang harus dimainkan.
Baca Juga: Masih Kagok Urus Baby, Ini Cara Adipati Dolken Mendukung Sang Istri
“Kalau jadi sutradara, dia bisa jadi kayak God’s view. Melihatnya lebih jelas, udah di atas, lihat ke bawah apa saja yang bisa dibentuk dan kreasikan, termasuk strateginya. Mudah-mudahan, tahun ini kesampaian untuk men-direct film panjang. Tapi, kalau enggak, ya film pendek dulu!” tambahnya.