PejuangKantoran.com - Melihat rekan kerja di kantor satu per satu terkena perampingan pasti menjadi pengalaman yang mencekam. Selain merasa kasihan pada mereka, kita pun jadi bertanya-tanya kapan giliran kita terkena kebijakan yang sama.
Separuh dari 722 eksekutif di Amerika yang disurvei oleh PwC pada bulan Agustus mengatakan bahwa perusahaan mereka sudah mengurangi jumlah karyawan.
Di antaranya perusahaan-perusahaan papan atas, termasuk Amazon, Walmart, Meta, Peloton, dan JP Morgan.
Baca Juga: Spotify Siapkan Dana 65,5 Juta Dollar untuk Paket Pesangon Karyawan yang Di-PHK
Untuk membantu kita bersiap menghadapi situasi buruk yang bakal terjadi itu, LinkedIn menyebut kita mesti menyiapkan "career cushioning". Yang dimaksud career cushioning adalah tindakan berjaga-jaga untuk mengamankan posisi kita jika suatu saat terkena PHK.
Career cushioning menjadi perhatian akhir-akhir ini. Sebagian mungkin karena istilah ini mirip dengan istilah "quiet quitting", dan sebagian lain karena membuat kita mengetahui bahwa kita punya kendali atas karier kita.
Ada beberapa cara untuk melakukan career cushioning, untuk memastikan kita siap menghadapi resesi, PHK, atau dampak kebijakan lain yang mungkin memengaruhi kelangsungan hidup kita.
Perbarui profil media sosial
Blair Heitmann, pakar karier dari LinkedIn, mengatakan hal pertama dan mungkin paling mudah dilakukan adalah memperbarui profil LinkedIn. Kamu juga bisa memperbarui profil kamu di platform media sosial lainnya untuk menunjukkan skala keahlian kamu.
Pastikan profil kamu mencerminkan pengalaman kerja dan keterampilan terbaru kamu, sehingga perekrut dapat melihat bahwa kamu cocok untuk posisi tertentu.
Baca Juga: Mau Dapat Beasiswa LPDP 2023? Lengkapi Dulu Berkas Persyaratan Umum Pendaftaran Beasiswa Reguler
Akan sangat membantu kalau kamu punya salinan performance review kamu yang terbaru, testimoni klien, atau, “Apa pun yang bisa Anda pakai sebagai umpan untuk memperbarui profil LinkedIn dan resume Anda," saran Amanda Augustine, pakar karier di TopResume.
Tingkatkan jejaring
Lebih mudah meminta bantuan seseorang ketika kita tetap berhubungan selama ini, dan bahkan mungkin membantu mereka, dibandingkan dengan ketika kamu tiba-tiba muncul dalam kehidupannya entah dari mana.
Saat mempraktikkan career cushioning, pastikan bahwa kamu telah melakukan kontak rutin dengan kolega kamu. Kamu tidak ingin dicap baru menghubungi mereka ketika kamu butuh bantuan, kan? Ingat: Timbal balik sangat penting untuk hubungan jejaring yang positif.
Kamu bisa menyebutkan ke jejaring kamu bahwa kamu terbuka untuk peran baru dengan menggunakan filter foto "Open to Work" di LinkedIn. Jika tidak terbiasa dengan fitur tersebut, pelajari cara menggunakan LinkedIn untuk menunjukkan kepada perekrut bahwa kamu terbuka untuk bekerja.
Baca Juga: Belajar dari Kasus Pemerkosaan Kemenkop, Jangan Biarkan Pelecehan Seksual di Kantor Terjadi Lagi!