PejuangKantoran.com - PHK banyak terjadi di mana-mana. Ini kejam memang buat karyawan, tapi pada kenyataannya, banyak perusahaan juga mengalami talent shortage. Talent shortage adalah kekurangan pegawai.
Talent shortage adalah kekurangan pegawai. Pasalnya, ada ketidakseimbangan antara jumlah lowongan dengan jumlah pelamar yang ada. Menurut data dari Jobstreet Indonesia pada Agustus 2022, total lowongan yang tersedia adalah 39.842.
Karena talent shortage adalah kekurangan pegawai namun ini tak berarti juga kalau perusahaan bisa merekrut pegawai sembarangan. Perusahaan juga tentunya ogah asal comot pegawai sesukanya, ini tentu bakal bikin perusahaan juga jadi buang-buang uang.
Baca Juga: 5 Hal yang Bikin Kamu Harus Nonton Avatar: The Way of Water
Jumlah pelamar yang tinggi membuat perekrut kesulitan menyaring talenta yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pasalnya, resume yang diterima oleh perekrut dapat mencapai ratusan bahkan ribuan dalam sehari. Kondisi tersebut dapat membuang waktu perekrut hanya untuk menyaring resume. Belum lagi, perekrut masih harus melakukan proses rekrutmen selanjutnya.
Talent shortage tak bisa diabaikan. Perekrut dan pengambil keputusan perlu bertindak bijak dan strategis agar bisa menjalankan bisnis berkelanjutan di tahun mendatang.
Lalu bagaimana cara mengatasi masalah ini?
● Memperkuat employer branding
Baca Juga: Daripada Penasaran, Follow Up Lamaran Kerja yang Kamu Kirimkan!
Employer branding sudah dikenal sebagai salah satu strategi dalam mendapatkan talenta sesuai kriteria. Ini adalah cara pemberi kerja (perusahaan, instansi, dan lainnya) untuk membentuk reputasi tempat kerjanya agar menarik perhatian pencari kerja agar bergabung bersama mereka.
Jika perusahaan memiliki ciri khas atau fasilitas yang lebih menarik dibanding perusahaan lain, maka hal itu dapat meningkatkan probabilitas untuk mendapatkan talenta terbaik. Contohnya, perusahaan menawarkan paket kompensasi yang kompetitif, benefit yang sesuai dengan kondisi terkini, dan sebagainya.
● Menggunakan recruitment agency
Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh perekrut adalah menggunakan jasa profesional atau dikenal dengan recruitment agency atau headhunter.
Recruitment agency akan membantu perusahaan untuk memperoleh talenta terbaik sekaligus sesuai kebutuhan. Mereka juga dapat menyarankan perusahaan untuk lebih selektif dalam menyaring talenta, sehingga HRD perusahaan bekerja lebih efektif dan efisien. Namun jangan sembarangan juga pilih rekrutmen agensi karena bisa merugikan.
Artikel Terkait
Agar Karyawan Kerja Keras, Elon Musk Disebut Bikin Kamar Tidur Dadakan di Kantor Twitter
Kecelakaan Kerja, Jurnalis Sepak Bola Meninggal Saat Liputan Piala Dunia di Qatar 2022
Kemenkes Tambah Kuota Beasiswa Kedokteran dan Fellowship untuk 82 Prodi di 2023
Flu Unta Ancam Kesehatan Kamu yang Baru Pulang Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar! Lebih Bahaya dari Covid-19
Amankah Melakukan Refresh Browser Saat Online Test Rekrutmen Bersama BUMN?
4 Syarat Menjadi Perias Pengantin Adat Jawa Seperti Erina Gudono (Puasa Juga Wajib!)