Walaupun Sangat Menghormati Sundar Pichai, Satya Nadella Yakin Microsoft Bisa Mengalahkan Google

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 13 Februari 2023 | 11:27 WIB
Ilustrasi: Beberapa tahun terakhir, Microsoft mengalihkan fokusnya untuk mengambil alih Google melalui teknologi AI dan mesin pencari. (Instagram @microsoft)
Ilustrasi: Beberapa tahun terakhir, Microsoft mengalihkan fokusnya untuk mengambil alih Google melalui teknologi AI dan mesin pencari. (Instagram @microsoft)

PejuangKantoran.com - Microsoft sudah lama menjadi pemain utama dalam industri teknologi, dengan masuknya produk mereka di sejumlah pasar yang berbeda, termasuk sistem operasi, perangkat lunak perkantoran, dan game.

Namun beberapa tahun terakhir, Microsoft mengalihkan fokusnya untuk mengambil alih Google  dengan mengembangkan teknologi AI (artificial intelligence atau kecerdasan buatan) dan mesin pencari.

Awal minggu lalu, Microsoft mengumumkan versi berikutnya dari mesin pencari Bing yang didukung oleh teknologi dari OpenAI, pencipta ChatGPT.

Baca Juga: Mengapa Banyak Perusahaan Teknologi Teratas di Amerika Memiliki CEO Berdarah India?

Mengenai persaingan teknologi AI dengan Google, CEO Microsoft Satya Nadella menilai Google adalah lawan yang tangguh dalam dunia pencarian.

“Pada akhirnya, mereka adalah gorila seberat 360 kilogram dalam hal ini. Itulah mereka. Dengan inovasi kami, mereka pasti ingin tampil dan menunjukkan bahwa mereka bisa menari (memberikan perlawanan).

“Saya ingin orang tahu bahwa kami membuat mereka menari, dan menurut saya itu akan menjadi momen yang menyenangkan,” kata Nadella dalam wawancaranya dengan The Verge.

Nadella lalu memuji rekannya, CEO Google Sundar Pichai.

Baca Juga: Persaingan Google dan Microsoft dalam Teknologi AI: Apa Perbedaan Bard dan ChatGPT?

“Saya sangat mengagumi Google dan apa yang telah mereka lakukan. Mereka adalah perusahaan yang luar biasa dengan talenta hebat, dan saya sangat menghormati Sundar dan timnya,” ujar pria kelahiran Hyderabad, India, 19 Agustus 1967 ini.

Google sudah menjadi pemain dominan di pasar pencarian selama bertahun-tahun, di mana mesin pencarinya, Google Search, mayoritas digunakan sebagai situs pencari secara global.

Namun, kali ini rupanya Microsoft nggak tinggal diam. Mereka menantang dominasi Google di bidang ini dengan berinvestasi di mesin pencarinya sendiri, Bing, dan menggabungkan teknologi AI ke dalam proses pencarian.

Microsoft juga merupakan investor utama di OpenAI yang mengembangkan ChatGPT, model percakapan yang didukung AI. Ini adalah varian dari model bahasa GPT (Generative Pretrained Transformer).

Baca Juga: Kini Microsoft Bing Terintegrasi dengan ChatGPT. Bagaimana Cara Mendapat Akses ke Bing ChatGPT?

Area lain di mana Microsoft mengambil alih Google adalah di pasar komputasi awan. Platform Azure yang dimiliki perusahaan ini sudah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, dan sekarang menjadi pemain utama di pasar cloud computing.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Verge, Business Today

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X