Riset itu menyebut bahwa 4 gaya hidup itu disebut tren soft saving.
"Gen Z yang memilih tren soft saving menyisihkan lebih sedikit uang dari penghasilannya untuk menabung demi masa depan," kata riset itu.
Tren soft saving bagi Generasi Z pekerja adalah menggunakan lebih banyak uang penghasilannya untuk masa kini.
Tren soft saving
Penelusuran menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 memberi landasan bagi munculnya tren soft saving.
Pandemi Covid-19 membuat Gen Z pekerja mengeluarkan lebih banyak uang dari penghasilannya demi ongkos menjaga kesehatan.
Selain itu, pascapandemi Covid-19 kenaikan harga-harga barang menimbulkan inflasi.
Alhasil, dengan kondisi pertumbuhan gaji yang stagnan, Generasi Z pekerja tak punya cukup uang untuk menabung.
Lantas juga, skala prioritas keuangan baru pada Generasi Z pekerja juga memberi sumbangsih pada tren soft saving.
Gen Z pekerja yang menikmati hidup, menambah porsi ongkos menikmati hobi misalnya jalan-jalan maupun makan-makan.
Gen Z juga pada akhirnya berisiko makin terbiasa membelanjakan uangnya untuk kebutuhan-kebutuhan konsumtif, bukan produktif.
Artikel Terkait
Sudah Siap Liburan? Ini Daftar Tanggal Merah Maret 2024
Mudik 2024, Silakan Manfaatkan Motis
3 Cara Agar Diperhatikan oleh Atasan dan Bisa Naik Jabatan Lebih Cepat
Sempat 9 Bulan Jadi Orang Paling Tajir di Muka Bumi, Elon Musk Tersungkur di Depan Jeff Bezos
5 Keuntungan Kalau Kamu Dekat dengan Si Bos, Nggak Cuma Biar Kompak di Tempat Kerja
5 Tips Menitipkan Sepeda Motor Melalui Program Motis untuk Mudik Lebaran
Dekat dengan Bos Bikin Kamu Lebih Cepat Naik Jabatan, tapi Dampak Negatifnya pun Ada
Lowongan Kerja Lego Indonesia, Jadi Senior Brand Manager
7 Serial Andalan Baru Tahun 2024 dari Vidio Original Series, Termasuk Lanjutan dari "Open BO"