3 Alasan Karyawan Merasa Uang Habis Setelah Gajian, Akibat Kebiasaan "Mentang-mentang Habis Gajian"

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 18 April 2024 | 12:59 WIB
Ilustrasi: Banyak karyawan yang merasa uangnya langsung habis setelah gajian. Apa sih penyebabnya? (Freepik)
Ilustrasi: Banyak karyawan yang merasa uangnya langsung habis setelah gajian. Apa sih penyebabnya? (Freepik)

PejuangKantoran.com - Tanggal 25 biasanya menjadi tanggal yang ditunggu-tunggu karyawan, karena itu saatnya kita gajian. Namun, senyum yang mengembang setiap gajian tiba ternyata hanya sesaat. Setelah itu, banyak karyawan yang merasa uang habis setelah gajian.

Hal ini bukan hanya dialami oleh karyawan yang gajinya pas-pasan. Sepertiga dari rumah tangga di Amerika yang berpenghasilan sekitar Rp100 juta per bulan, ternyata hidup dari gaji ke gaji, demikian menurut survei terbaru dari SunTrust Banks, Inc.

Baca Juga: Ini 15 Perusahaan Terbaik Versi LinkedIn: Bidang Perbankan dan Keuangan Bisa Bantu Kamu Kembangkan Karier

Jika hal itu selalu terulang setiap bulan, sudah pasti ada yang salah dengan cara kamu mengelola keuangan. Namun kamu perlu tahu, mengapa kamu merasa uang habis setelah gajian. Ini alasannya:

1. Belanja dulu, lupa menabung

Diderot Effect adalah perilaku konsumtif di kalangan pekerja, di mana ketika seseorang membeli satu barang bisa menyebabkan reaksi berantai untuk membeli barang lain karena kamu ingin barang lain yang matching.

"Hal ini dapat menjebak kamu dalam siklus pendapatan dan pengeluaran dan tidak pernah merasa bisa lepas," kata investment banker Nischa Shah.

Baca Juga: Ditjen Imigrasi Resmi Umumkan Paspor Indonesia Ganti Warna pada Hari Kemerdekaan Ke-79

Misalnya, kamu membeli kemeja karena merasa koleksi baju kantormu sudah usang. Tiba-tiba saja, kamu tak cuma membeli kemeja tetapi juga sepatu dan celana panjang agar serasi dengan kemeja tersebut.

Belum lagi jika ada kebiasaan untuk nongkrong bareng teman kantor, nonton film, patungan kado buat yang lagi ulang tahun, dan seterusnya. Ini yang namanya gaya hidup “mentang-mentang habis gajian”.

Untuk menghindari Diderot Effect, Nischa menyarankan untuk menabung lebih dulu. “Simpan sebagian dari gaji saat kamu menerimanya, dan hanya belanjakan yang tersisa," ujarnya.

2. Bayar tagihan-tagihan

Baca Juga: Vokalis Red Hot Chili Peppers ke Mentawai, Netizen Indonesia Heboh Ajak Mampir ke Bekasi dan Condet

Saat melihat saldo rekening bertambah pada tanggal 25 tiap bulan, mungkin kamu  bakal nyengir senang. Tetapi tidak lama.

Tiba-tiba saja kamu sudah harus membayar tagihan-tagihan. Dari uang kos, cicilan motor, paket data, langganan TV berbayar, asuransi, kartu kredit, iuran gym yang kamu datangi sesekali (itu juga hanya untuk foto-foto), atau membayar utangmu pada bestie setelah staycation bulan lalu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: ibtimes.co.uk, Citizen.co.za

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X