ORI026 Sudah Bisa Dipesan, Amati Perbedaan ORI dan SBR, Sukuk Tabungan, dan Sukuk Ritel

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 09:49 WIB
Ilustrasi: Sebelum membeli ORI026, coba amati dulu apa beda ORI dan SBR, serta Sukuk Tabungan dan Sukuk Ritel. (Freepik/Freedic Diller)
Ilustrasi: Sebelum membeli ORI026, coba amati dulu apa beda ORI dan SBR, serta Sukuk Tabungan dan Sukuk Ritel. (Freepik/Freedic Diller)

Seperti namanya, sifat SBR mirip dengan tabungan (saving) atau deposito bank. Mengapa? Karena sama-sama karena tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder.

Jadi, SBR hanya bisa dibeli pada masa penawaran dan disimpan hingga waktu jatuh tempo. Kecuali investor memilih fasilitas early redemption atau pencairan awal, yang biasanya bisa diambil setelah setahun berinvestasi.

Baca Juga: Menyelami Kelamnya G30S/PKI, Sederet Fakta Sejarah dan Transisi Kekuasaan Presiden RI Setelahnya

Perbedaan ORI dan SBR lainnya adalah imbal hasilnya. ORI sifatnya fixed rate, sedangkan SBR floating with floor.

Adapun karakteristik SBR atau Surat Utang Negara adalah:

• Tingkat imbal hasil mengambang dengan batas minimal (floating with floor)
• Tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder
• Dapat dicairkan lebih awal (early redemption)
• Tenor 2 – 4 tahun
• Minimal pembelian Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar

 

3. Sukuk Ritel (SR atau Sukri)

Secara umum, Sukuk Ritel mirip dengan ORI. Yang membedakan adalah SR berbasis syariah, tetapi tetap dapat diperjualbelikan di pasar sekunder.

Baca Juga: 4 Langkah Berinvestasi ORI026T3 dan ORI026T6 serta Daftar Mitra Distribusi dari Kemenkeu

Berikut adalah karakteristik Sukuk Ritel:

• Tingkat imbal hasil tetap (fixed rate)
Dapat diperjualbelikan di pasar sekunder
• Waktu pencairan sesuai jatuh tempo
• Tenor 3 – 5 tahun
• Minimal pembelian Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar hingga Rp10 miliar

4. Sukuk Tabungan (ST)

Struktur Sukuk Tabungan mirip dengan SBR. Sama-sama tidak dapat diperdagangkan, tetapi memiliki fasilitas early redemption.

Namun, sama seperti Sukri, ST juga berbasis syariah. Selain itu, kupon ST umumnya floating with floor dan dibayarkan tiap bulan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Bareksa, Bibit.Id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X