Etika Split Bill atau Meminjamkan Uang kepada Keluarga dan Teman, Perlukah Buat Perjanjian?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 18 Maret 2025 | 12:07 WIB
Ilustrasi: Split bill adalah salah satu cara yang adil saat membayar pesanan makan bersama teman-teman. (Freepik/Freepic.diller)
Ilustrasi: Split bill adalah salah satu cara yang adil saat membayar pesanan makan bersama teman-teman. (Freepik/Freepic.diller)

PejuangKantoran.com - Jangan meragukan kekuatan uang. Gara-gara uang, yang tadinya keluarga atau teman, bukan tidak mungkin bisa menjadi musuh.

Itulah sebabnya, jangan menggampangkan urusan uang, meskipun kepada keluarga atau teman yang sudah dekat sekalipun.

Berikut adalah etika saat kamu memiliki tagihan bersama atau saat memutuskan untuk meminjamkan uang kepada keluarga dan teman.

Baca Juga: Tertarik dengan Investasi ST014? Ketahui Dulu Imbalan dan Simulasi Kupon Tiap Serinya!

Cara split bill dengan teman dan keluarga

Saat pergi makan bersama, pertama-tama pastikan dulu apakah makanan dan minuman yang dipesan nanti dibayar masing-masing atau dibagi sama rata.

Pembayaran makanan yang dibagi sama rata biasa berlaku jika kamu sepakat memesan beberapa menu untuk disantap bersama (makan tengah). Lalu, masing-masing membayar dengan nilai yang sama setelah tagihan dibagi sama rata. 

Cara lainnya adalah tiap orang memesan sendiri dan langsung membayar sesuai pesanannya. Cara ini paling mudah dilakukan karena biasanya saat memesan dan membayar akan dilakukan terpisah.

Cara ketiga adalah salah satu orang menanggung semua pengeluaran di awal, kemudian memberitahukan total pengeluaran pada semua orang. Masing-masing lalu menghitung sendiri berapa yang harus dibayar sesuai pesanannya. Inilah yang disebut split bill

Jika tidak mau repot menghitung tagihan masing-masing berikut tax (PB1), sekarang sudah banyak aplikasi yang menyediakan fitur split bill. Kamu cukup mengirim total tagihan kepada seluruh orang, lalu masing-masing membayar sesuai pesanan.

Baca Juga: Dikelola dengan Prinsip Syariah, Ini Keuntungan Berinvestasi di Sukuk Tabungan ST014

Sebaiknya langsung tagih utang setiap orang, agar tidak ada yang beralasan kelupaan.

Etika meminjamkan uang

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal for Consumer Psychology menemukan fakta unik.

Disebutkan bahwa orang yang meminjamkan uang kepada orang lain, baik teman atau keluarga, sering kali merasa berhak untuk mengawasi uang tersebut dan cara si peminjam membelanjakannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X