Merasa Sudah Melek Finansial, tapi 1 dari 3 Orang Ternyata Tidak Tahu Cara Kerja Rekening Tabungan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 3 April 2025 | 20:10 WIB
Ilustrasi: Satu dari tiga orang yang menganggap dirinya melek finansial ternyata tidak tahu cara kerja rekening tabungan. (Freepik)
Ilustrasi: Satu dari tiga orang yang menganggap dirinya melek finansial ternyata tidak tahu cara kerja rekening tabungan. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Hampir semua orang yang bekerja tentu punya rekening tabungan, terutama pekerja kantoran. Bahkan, adanya rekening tabungan membuat kita dapat melakukan transaksi keuangan secara cashless.

Hal ini membuat kita sering merasa sudah cukup paham soal keuangan, tapi kenyataannya? Ternyata, banyak orang yang tidak paham-paham amat mengenai keuangan.

Sebuah survei menarik dari Current Account Switch Service menemukan fakta bahwa satu dari tiga orang yang menganggap dirinya melek finansial ternyata tidak tahu cara kerja rekening tabungan.

Baca Juga: Di Balik Pembuatan Film Perang Kota, Apa yang Bikin Jerome Kurnia Sok Jual Mahal?

Dari 4.000 orang yang disurvei, 78 persen merasa sudah paham soal keuangan. Tetapi, dari mereka yang pede ini, 29 persen ternyata masih bingung soal rekening tabungan.

Sebanyak 54 persen bilang mereka mengerti istilah keuangan, tapi tujuh dari 10 orang di kelompok ini tetap tidak paham bagaimana cara kerja rekening tabungan.

Saat ditanya apa itu rekening tabungan, beberapa orang malah menjawab dengan opsi yang salah, seperti menganggapnya sebagai rekening transaksi biasa yang tidak berbunga atau bahkan produk pinjaman dari bank. Waduh!

Lucunya, dari mereka yang merasa sudah melek finansial, satu dari lima orang masih kehabisan uang setiap bulan. Lalu bagaimana dengan mereka yang mengaku tidak terlalu paham soal keuangan, apakah makin parah?

Tentu saja, terbukti angkanya naik jadi 41 persen. Bahkan di antara yang merasa cukup percaya diri, lebih dari seperempat tetap kehabisan uang setiap dua bulan sekali.

Di sisi lain, ada kabar baik juga nih. Lebih dari seperempat orang sudah rutin menabung untuk dana darurat, walaupun masih ada enam persen yang tidak punya tabungan sama sekali.

Baca Juga: Raih 2 Penghargaan Internasional, BRI Buktikan Komitmen Dalam Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan

Mungkin itu sebabnya, 86 persen orang setuju kalau pendidikan finansial itu harus masuk ke kurikulum sekolah.

Masalahnya, hanya 32 persen dari mereka yang merasa paham keuangan bisa menghitung bunga majemuk dengan benar. Padahal, ini salah satu konsep dasar dalam investasi dan tabungan. Selain itu, 29 persen tidak bisa mendefinisikan rekening tabungan.

Menariknya, perbedaan generasi juga kelihatan di sini. Hanya 57 persen anak muda usia 18-24 tahun yang merasa melek finansial, dibandingkan dengan 88 persen dari kelompok usia 55 tahun ke atas.

Lalu seperti yang sering terjadi, laki-laki cenderung lebih percaya diri soal keuangan dibanding perempuan, di mana 35 persen pria merasa yakin mengelola uangnya, dibandingkan dengan hanya 25 persen perempuan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Daily Mail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X