8 Cara Menyisihkan Uang untuk Dana Darurat, Biar Kamu Tenang Mau Resign Kapan Saja

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Kamis, 4 September 2025 | 22:20 WIB
Ilustrasi: Dana darurat harus terpisah dari tabungan rutin, karena tujuannya agar dapat digunakan sewaktu-waktu dibutuhkan. (Freepik)
Ilustrasi: Dana darurat harus terpisah dari tabungan rutin, karena tujuannya agar dapat digunakan sewaktu-waktu dibutuhkan. (Freepik)

Buka rekening khusus untuk dana darurat. Atur supaya gaji langsung terpotong otomatis ke rekening itu tiap bulan. Dengan begitu, kamu tidak sempat tergoda untuk belanja duluan.

Misalnya, target kamu Rp30 juta dalam 1 tahun. Berarti kamu perlu nabung sekitar Rp2,5 juta per bulan. Berapa pun jumlahnya, yang penting mulai dari jumlah kecil dulu dan pastikan lakukan dengan konsisten.

Baca Juga: Tips Ajeng Kamaratih untuk Ikut Aksi Perjuangan Rakyat: “Sebarkan Info Valid, Itu Sudah Politik Action”

5. Cari penghasilan tambahan

Selain berhemat, coba juga tambah pemasukan. Bisa dengan minta project tambahan di kantor, kerja freelance, jual barang bekas di rumah, atau buka usaha kecil-kecilan.

Bonus, THR, atau uang lembur juga bisa langsung dialihkan ke dana darurat.

6. Coba “No Spend Period”

Sesekali coba jalani satu bulan tanpa pengeluaran yang tidak penting. Artinya, kamu hanya membayar kebutuhan pokok, sisanya ditabung. Awalnya mungkin berat, tetapi hasilnya tabungan kamu akan naik cepat.

7. Manfaatkan fasilitas kantor

Selagi masih bekerja, maksimalkan fasilitas yang ada. Misalnya, asuransi kesehatan dari kantor, cuti berbayar, atau tunjangan lain. Bahkan cuti yang tidak terpakai bisa diuangkan kalau kamu resign nanti.

Baca Juga:  Berhenti Sibuk Berusaha Terlihat Keren! Bukan Gaya yang Bikin Karir Naik, tapi Kredibilitas Kamu

8. Jaga mindset

Menabung untuk dana darurat bukan soal gaya hidup pelit, tetapi investasi untuk kebebasan kamu. Anggap ini tantangan pribadi. Jadi, setiap kali saldo bertambah, kasih reward kecil ke diri sendiri supaya makin semangat.

Jadi meski membutuhkan pengorbanan, tetapi membangun dana darurat hasilnya sangat sepadan karena kamu jadi memiliki ketenangan, kebebasan, dan pilihan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Career Contessa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X