Program ini disediakan jika kamu masih membutuhkan sebagian atau seluruh uang muka sebagai proses membeli rumah tapak atau rumah susun.
Kriteria PUMP:
1. Berlaku untuk rumah tapak atau rumah susun.
2. Jangka waktu kredit maksimal 30 tahun.
3. Merupakan rumah tapak atau rumah susun pertama.
4. Berlaku untuk rumah subsidi.
5. Besaran pembiayaan PUMP maksimal sebesar Rp150 juta.
Baca Juga: Pemilu 2024 Sebulan Lagi, Cek Apakah NIK Kamu Sudah Terdaftar sebagai Pemilih Tetap!
Syarat mengambil PUMP:
1. Sudah menjadi peserta BPJamsostek minimal 1 tahun.
2. Bekerja di perusahaan yang tertib administrasi kepesertaan dan iuran.
3. Belum memiliki rumah sendiri (dibuktikan dengan surat bermaterai).
4. Terdaftar minimal di tiga program (JHT, JKK, JKM) dan aktif membayar iuran.
5. Tidak bekerja di Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) upah, tenaga kerja dan program.
6. Sudah mendapat persetujuan dari kantor cabang BPJamsostek mengenai persyaratan kepesertaan (dibuktikan dengan formulir Rekomendasi).
7. Pasutri yang sama-sama peserta BPJamsostek hanya boleh mengajukan 1 PUMP.
8. Memenuhi syarat dan ketentuan di bank penyedia PUMP dan ketentuan dari otoritas yang mengatur bidang usaha perbankan.
Tingkat Suku Bunga Pinjaman
Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja BPJamsostek ini sangat menarik, karena bunga pinjamannya lebih rendah, prosesnya mudah, DP-pun lebih ringan.
Berikut adalah tingkat suku bunganya:
Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
KPR Non Subsidi/ Non MBR: BI Repo Rate + Maks 5%
Over Kredit: BI Repo Rate + Maks 5%
Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP): BI Repo Rate + Maks 5%
Kalau kamu berniat membeli rumah KPR dengan BPJS Ketenagakerjaan, program ini layak dicoba.