saving

Punya Banyak Uang, tapi Tidak Merasa Cukup? Kamu Mungkin Salah Paham tentang Persepsi Orang Kaya

Jumat, 4 Oktober 2024 | 08:00 WIB
ilustrasi orang kaya (Freepik/Benzoix)

PejuangKantoran.com - Banyak orang percaya bahwa mereka perlu mendapatkan sejumlah uang tertentu untuk merasa kaya. Padahal, jika mereka mencapai target tersebut atau bahkan melampauinya, mereka mungkin belum merasa puas.

Inilah yang disebutkan oleh Charles Chaffin, salah satu pendiri Financial Psychology Institute dan profesor di Iowa State University.

Menurutnya, ada kesalahpahaman pemikiran yang dilakukan banyak orang adalah bahwa saat angka tertentu bisa membuat mereka jadi orang kaya atau merasa kaya.

“Kekayaan adalah pengalaman subjektif dan lebih dari sekadar berapa banyak uang yang kamu miliki," kata Chaffin.

Menurut data terbaru dari studi Perencanaan & Kemajuan 2024 dari Northwestern Mutual, para jutawan bahkan tidak selalu merasa berkecukupan secara finansial. Studi ini menemukan hanya 32% jutawan di Amerika yang menganggap diri mereka kaya.

Jadi, meskipun kenaikan harga barang sehari-hari dan faktor ekonomi lainnya mungkin ikut berperan, tetapi beberapa elemen seperti keyakinan internal tentang uang juga dapat memengaruhi kamu merasa kaya atau tidak, terlepas dari berapa pun jumlah uang yang kamu punya di bank.

Baca Juga: Joker: Folie A Deux, Film Sekuel Yang Menggambarkan Kegetiran Kehidupan dan Kisah Cinta Joker

Hati-hati untuk tidak terobsesi dengan pengeluaran

Tahukah kamu kalau orang yang banyak uang cenderung “waspada terhadap uang”?

Kewaspadaan terhadap uang ini bahkan menjadi salah satu dari empat skrip keuangan yang diciptakan oleh psikolog keuangan Brad dan Ted Klontz.

Jika kamu waspada terhadap uang, maka kamu cenderung secara konsisten menganalisis berapa banyak uang yang masuk dan keluar.

“Kamu akan sangat memantau pengeluaran dan meski ini salah satu faktor kesuksesan besar dalam keuangan, tetapi masalahnya adalah kamu tidak merasa benar-benar aman secara finansial,” jelas Chaffin.

Jutawan atau bukan, penting untuk selalu mengawasi pengeluaran agar tidak hidup di luar kemampuan.

Namun, “terlalu fokus” pada pengeluaran dapat mengubah persepsi tentang kondisi keuangan yang dimiliki Ini bisa memunculkan pemikiran bahwa kamu tidak sejahtera seperti yang sebenarnya, jika tidak berhati-hati.

Halaman:

Tags

Terkini