PejuangKantoran.com - Memasuki akhir tahun, kamu mungkin mulai bersiap menghadapi musim liburan dan perayaan Natal dan tahun baru.
Namun, di tengah kenaikan harga kebutuhan sehari-hari, tarif yang semakin tinggi, dan biaya hidup yang terus naik, wajar kalau kamu merasa harus lebih hati-hati saat mengatur pengeluaran.
Sayangnya, banyak yang sering tergoda belanja lebih dari yang sudah direncanakan, dan akhirnya mengandalkan kartu kredit. Padahal, menurut para ahli keuangan, berutang saat liburan bisa jadi keputusan yang membuat kamu sengsara saat memasuki tahun baru.
Baca Juga: Dari Transaksional ke Relasional, Ini Cara agar Permintaan Networking Kamu Lebih Banyak Direspons
Padahal, kamu masih punya waktu untuk mempersiapkan anggaran belanja sebelum musim perayaan Natal dan Tahun Baru benar-benar dimulai. Mau tahu caranya?
1. Buat anggaran liburan secara khusus
Jika selama ini anggaran kamu hanya mencakup kebutuhan rutin seperti makan, transportasi, dan tagihan, coba tambahkan pos baru untuk pengeluaran liburan. Ini bisa mencakup hadiah, biaya perjalanan, agenda kumpul keluarga, sampai dekorasi rumah.
Kalau kamu tipe yang sering "kaget" karena pengeluaran mendadak, coba buat dana cadangan liburan dengan menyisihkan sedikit uang setiap minggu atau bulan mulai sekarang.
Jadi, saat waktunya belanja, kamu tidak perlu mengorbankan dana kebutuhan lain.
2. Cek pengeluaran yang bisa dipangkas
Tidak tahu harus ambil uang dari mana? Coba audit pengeluaran kamu, mulai dari:
Baca Juga: 7 Makanan Terlarang untuk Dipanaskan di Microwave
- Kurangi makan di luar atau pesan online
- Batasi langganan streaming yang jarang dipakai
- Tunda belanja tidak mendesak
Uang yang berhasil kamu hemat ini bisa langsung dipindahkan ke tabungan liburan. Kalau mau lebih maksimal, coba simpan di rekening tabungan dengan bunga lebih tinggi, seperti rekening online bank digital yang bunganya bisa 4 – 6% per tahun.
3. Tentukan batas pengeluaran dan disiplin
Untuk menetapkan anggaran belanja dan mengatur pengeluaran selama liburan, tentukan berapa besar dana yang akan dikeluarkan. Misalnya, maksimal Rp100.000 per orang untuk hadiah, total biaya liburan tidak lebih dari Rp2 juta, atau budget dekorasi Rp150.000.