saving

10 Daftar Prioritas Belanja Bagi First Jobber Supaya Sehat Finansial

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:50 WIB
Sebagai first jobber, kamu wajib punya prioritas belanja agar keuanganmu sehat. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Salah satu “kesalahan” first jobber adalah “foya-foya” dengan gajinya, uangnya sendiri yang dia dapatkan dengan bekerja. “Foya-foya” dalam hal ini adalah salah menentukan prioritas apa yang harus ia beli dan sisihkan dari gajinya itu.

Mungkin ada yang bilang “Toh itu uang sendiri, nggak ngerepotin orang lain.” Ini pikiran yang “sesat”.

Justru ketika kamu sudah punya pendapatan sendiri, kamu harus benar-benar bisa mengelola uang dengan benar karena umumnya sudah tidak di-support oleh orang tua lagi secara finansial.

Selain harus sudah menyisihkan dana darurat setiap bulannya, kamu juga harus lebih bijak dalam membelanjakan uangmu. Termasuk belanja untuk keperluan kerja, mulai dari urusan pakaian kerja, alat kerja, sepatu, dan sebagainya.

Kesalahan yang sering terjadi adalah “Beli yang murah aja, biar bisa nabung banyak.” Ini adalah jebakan Sam Vimes Boots Theory atau lebih mudah disebutkan dengan istilah Boots Theory.

Dalam teori ini, membeli barang yang lebih murah itu tidak selalu benar, karena bisa jadi ketika beli yang murah, durabilitasnya menjadi pendek dan jadi sering membeli barang yang sama.

Ujung-ujungnya, terkadang malah pengeluarannya menjadi lebih besar daripada barang yang mahal yang awet lebih lama.

Baca Juga: Jangan Asal Beli yang Murah! Tips Hindari Jebakan Vimes Boots Theory Bagi First Jobber!

Untuk first jobber, ada tiga kriteria barang yang sebaiknya kamu beli berdasarkan prioritas, yaitu barang yang:

  1. Meningkatkan kemampuan bekerja/menghasilkan uang

Ini adalah prioritas tertinggi. Meski begitu, bukan berati setiap barang yang berhubungan dengan pekerjaan otomatis layak dibeli.

Yang harus kamu tanya pada diri sendiri sebelum mebeli barang adalah: “Apakah pengeluaran ini membuat saya lebih efektif dalam bekerja, memberikan hasil yang lebih banyak, atau meningkatkan nilai saya di pasar kerja?”

  1. Sering digunakan

Ini adalah prinsip utilization. Semakin sering sebuah barang digunakan, semakin besar manfaat yang diperoleh dari pembelian tersebut.

Baca Juga: 12 Poin Penting Agar Gen Z First Jobber Tidak Terjebak Gaya Hidup Utang

  1. Mengurangi biaya jangka panjang

Barang yang baik bukan hanya memberikan manfaat sekarang, tetapi juga mengurangi pengeluaran di masa depan. Ada setidaknya empat bentuk penghematan, yaitu:

Halaman:

Tags

Terkini