saving

Gaya Hidup YOLO, Anak Muda Korsel Lebih Pilih Ngutang Dibanding Tak Punya Barang Branded

Rabu, 9 Agustus 2023 | 08:32 WIB
Pemilik LVMH Bernard Arnault menjadi orang paling kaya di dunia tahun 2022 versi Bloomberg Billionaire Index. (YouTube)

Menurut laporan tahun 2022 dari unit loyalitas anggota raksasa ritel Lotte Group, pembelian barang mewah oleh orang berusia 20-an melonjak 70 persen pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2018, pertumbuhan terkuat di antara semua kelompok umur. 

Ms Christine Lee, seorang pekerja berusia 30 tahun yang berpenghasilan sekitar US $ 24.000 setahun di sebuah perusahaan asuransi, mengatakan dia membeli tas tangan Marni seharga 1,6 juta won pada tahun 2020. 

“Semua teman saya memiliki setidaknya satu tas tangan mewah,” katanya.

“Gen Z Korea Selatan punya motto: Yolo. Kami tidak bisa membeli rumah, terlalu mahal, jadi mengapa kami harus menabung untuk masa depan?”

Unggahan Instagram yang membual tentang belanja mewah juga memengaruhinya, kata Ms Lee.

Korea Selatan menduduki peringkat No. 3 di dunia oleh pengguna aktif media sosial, yang merupakan 91,2 persen dari populasi, menurut laporan tahun 2022 dari Hootsuite.

Bangkitnya budaya pop Korea Selatan, yang dipimpin oleh boy band BTS dan film peraih Oscar Parasite, telah mendorong rumah mode papan atas dan merek mewah untuk mengontrak bintang Korea Selatan sebagai duta. 

Baca Juga: Berapa Jumlah Soal Tes Bakat Skolastik Beasiswa LPDP? Simak 3 Tips Menghadapi Tesnya!

Selebriti seperti aktris Squid Game Hoyeon Jung mendukung merek termasuk Louis Vuitton dan Bentley di Instagram, sementara anggota girl band Blackpink mendukung perusahaan mewah termasuk Chanel, Bulgari, Cartier dan Tiffany. 

Dior mengumumkan pada bulan Januari bahwa mereka telah menandatangani anggota BTS Jimin sebagai duta global. Dia dikerumuni oleh para penggemar yang berteriak dan meneriakkan namanya di peragaan busana Paris pekan lalu.  

Pentingnya penampilan dapat lebih beresonansi dengan konsumen Korea Selatan, dengan pengeluaran untuk operasi kosmetik tampaknya dimulai pada usia yang lebih muda dan jauh lebih tinggi daripada di kebanyakan negara lain, kata analis Morgan Stanley. 

Dengan populasi hanya 51 juta jiwa, Korea Selatan kini sama pentingnya dengan Jepang yang berpenduduk 125 juta jiwa, bagi pembuat barang-barang mewah. Warga negara Korea Selatan menyumbang 10 persen atau lebih dari total penjualan ritel oleh merek-merek kelas atas seperti Prada, Moncler, Bottega Veneta, dan Burberry Group, kata laporan itu. 

Baca Juga: Syarat Agar Masyarakat Berprestasi Bisa Mendaftar Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek

“Mengenai status, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kesuksesan finansial cenderung dihargai tinggi di Korea Selatan, jadi barang mewah pribadi bisa menjadi alat penting untuk menciptakan stratifikasi sosial,” kata Morgan Stanley.

Di China, pengeluaran barang mewah mencapai sekitar US$55 per orang, tambah laporan itu.

Halaman:

Tags

Terkini