PejuangKantoran.com - Banyak dari kita berpikir bahwa memiliki kendaraan akan meningkatkan mobilitas, entah untuk membawa kita ke dan dari kantor setiap hari, mengantar anak sekolah, atau supaya tidak repot kalau tiba-tiba turun hujan. Karena itu, kamu terpikir untuk membeli mobil saja.
Saat berniat membeli mobil, kebanyakan orang menginginkan kendaraan yang andal, nyaman, dan irit bahan bakar. Karena pilihan kendaraan hampir tidak ada habisnya, menemukan kombinasi yang tepat antara keinginan dan kebutuhan dengan harga yang terjangkau akan cukup menantang.
Karena itu ketika ingin membeli mobil, pastikan kamu sudah ngobrol dengan teman yang tahu atau membaca-baca panduannya. Jangan sampai kamu melakukan lima kesalahan saat membeli mobil berikut ini:
Baca Juga: Sudah Punya Asuransi Kantor, Masih Perlu Asuransi Kesehatan Pribadi?
Hanya memikirkan cicilan bulanan dari harga mobil
Kesanggupan membayar cicilan setiap bulan memang penting. Cicilan biasanya dihitung dari harga mobil setelah dikurangi uang muka (DP), dikalikan dengan tarif bunga yang ditentukan berdasarkan tenor (jangka waktu cicilan). Ada lagi tambahan biaya administrasi dan biaya asuransi yang harus dibayarkan di awal.
Saat menegosiasikan harga, dealer bisa melakukan sejumlah hal agar hampir semua kendaraan sesuai dengan anggaran kamu. Sepertinya ini keputusan yang bijak. Tetapi jangan lupa, perbedaan tenor saja bisa menambah sekian juta untuk total biaya kendaraan.
Mobil baru atau bekas?
Nilai mobil terdepresiasi dengan cepat. Jadi saat membeli kendaraan baru, jangan kaget kalau harganya bisa anjlok seiring berjalannya waktu. Bahkan, mobil baru bisa mengalami penurunan nilai sebesar 25% pada tahun pertama.
Baca Juga: Sagitarius Pintar Mencari Uang, tapi Senang Menghabiskan Uang untuk Gaya Hidup
Yang bisa menguntungkan dari sisi harga adalah membeli mobil baru dari stok lama (belum terjual dari dealer sejak tahun sebelumnya). Biasanya dealer akan memberikan diskon yang cukup besar.
Pilihan lain adalah membeli mobil bekas yang berumur satu atau dua tahun. Sebagian besar kendaraan memiliki garansi yang masih berlaku meskipun mobil sudah berumur beberapa tahun. Kamu juga bisa membeli perpanjangan garansi, tetapi pastikan kamu menemukan harga terbaik dan cakupan yang terbaik pula. Baca dulu salinan kontraknya.
Salah memilih kendaraan
Apakah kamu lajang yang membutuhkan kendaraan hanya untuk mengantarmu ke kantor setiap hari? Kalau iya, kamu mungkin tidak membutuhkan mobil keluarga dengan 7 seater. Carilah kendaraan yang harganya sesuai kantong, dan memenuhi kebutuhan spesifik kamu. Tentu, ada banyak mobil yang akan menarik perhatian, tetapi perlu diingat bahwa banyak di antaranya akan dijual dengan harga premium.
Tidak mempertimbangkan biaya lainnya
Yang sering diabaikan adalah mobil membutuhkan biaya perawatan jangka panjang dan asuransi mobil. Premi asuransi mobil biasanya meningkat seiring dengan nilai kendaraan, jadi membeli kendaraan yang lebih mahal akan meningkatkan biaya asuransi tahunan.
Selain asuransi, hitung juga biaya perawatannya. Kendaraan membutuhkan servis berkala, penggantian oli, rem baru, filter udara, ban, dan banyak lagi. Model mewah akan membutuhkan suku cadang kelas atas yang harganya jauh lebih mahal daripada model standarnya.
Terakhir, pertimbangkan juga konsumsi bensinnya, apalagi ketika harga bensin terus naik seperti sekarang.
Baca Juga: Pada Usia Berapa Kebutuhan Anak Menghabiskan Biaya Paling Tinggi? Orangtua Baru Mesti Siap-siap!