PejuangKantoran.com - Mengawali tahun 2024, para produser merilis film Indonesia dengan genre yang sangat beragam, mulai dari horor, psychology thriller, hingga teen romance.
Genre yang terakhir ini diwakili oleh film Ancika Dia yang Bersamaku 1995 (Ancika 1995), yang akan mulai tayang 11 Januari 2024. Mengangkat karya populer Pidi Baiq yang masuk dalam semesta Dilan, Ancika 1995 bisa dibilang merupakan akhir kisah perjalanan cinta Dilan.
Yang sedikit membedakan Ancika 1995 dan film-film Dilan sebelumnya adalah konsep reboot pada film ini. Artinya, ceritanya tidak melanjutkan kisah dari film sebelumnya.
Baca Juga: Jangan Sedih Kak, 14% Karyawan Mengaku Tidak Pernah Dipromosikan untuk Naik Jabatan!
Fokus cerita tidak pada Dilan, melainkan pada tokoh baru, Ancika, yang akan menjadi pasangan baru Dilan.
“Konsep film ini adalah reboot. Film Ancika 1995 ini buat generasi baru, brand yang baru dari Pidi Baiq. Karena ini merupakan film reboot, ceritanya bisa bebas.
“Tidak ada do or don’t-nya, di-treat sebagai universe baru,” ujar produser Manoj Punjabi saat konferensi pers Ancika 1995 di Epicentrum XXI, Kuningan, Selasa (9/1/2024).
Ancika 1995 diproduksi oleh dua rumah produksi, Enam Sembilan Production dan MD Pictures. Enam Sembilan Production, yang dipimpin Budi Ismanto, mengerjakan seluruh aspek produksi film, sedangkan MD Pictures bertindak sebagai pihak yang mempromosikan film ke berbagai kota di Indonesia.
Sebagai produser, Manoj Punjabi optimis karena film ini telah memiliki komunitas penggemar yang sangat besar. Itu sebabnya ia bersama Budi Ismanto percaya bahwa film ini layak dijadikan film pembuka tahun 2024.
“Ini film dengan IP (intellectual property) yang besar. Karakter-karakternya kuat dan juga disutradarai oleh Kang Benni Setiawan, sehingga dapat rohnya.
“Saya yakin dengan produk ini. Film ini bagus dan layak untuk fight di awal tahun ini, layak berkontribusi di industri perfilman di Indonesia,” tambahnya.
Baca Juga: Berapa Lama Harus Menunggu sampai Bisa Naik Jabatan, tanpa Perlu Mengancam akan Resign?
Optimisme kedua rumah produksi terhadap film ini juga bisa dilihat dari budget produksi yang dikeluarkan. Baik Manoj Punjabi maupun Budi Ismanto blak-blakan menyebutkan biaya yang dihabiskan untuk membuat film yang menjadikan Zee JKT48 sebagai Ancika ini.
“Kalau masalah budget, film ini sangat tinggi. Kalau mendengarnya pasti kaget. Biaya produksinya tidak murah. Yang pasti, di atas 10 M. Itu hanya produksi, belum biaya marketing.
“Tapi, dari film ini bisa dilihat production value-nya,” tukas Manoj.
Artikel Terkait
Jangan Lupa, Besok Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 Sudah Dibuka Lho!
Sutradara Upi Avianto Ingin Film Sehidup Semati Mendobrak Normalisasi KDRT yang Merugikan Perempuan
Twitch PHK Karyawan, Sekitar 35 Persen atau 500 Pekerja Jobless
Gabriel Attal, Perdana Menteri Termuda Perancis yang Sudah Bergabung di Partai Sejak Umur 17
Pangeran Abdul Mateen, Bujangan Paling Diidamkan di Asia, Menikah! Hotel di Brunei Penuh Dipesan Sejak Oktober
Lowongan Management Trainee - Institutional Banking di PT Bank CTBC Indonesia, Diutamakan yang Bisa Mandarin
Rumah James Bond Pecat Banyak Karyawan