Samsung PHK Ratusan Karyawan Jelang Pindah Kantor Pusat ke Texas, Apa Penyebabnya?

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Senin, 20 Juli 2026 | 08:05 WIB
Untuk mengantisipasi penjualan yang menurun, Samsung Group meminta para eksekutif untuk bekerja enam hari dalam seminggu. (Unsplash/Babak Habibi)
Untuk mengantisipasi penjualan yang menurun, Samsung Group meminta para eksekutif untuk bekerja enam hari dalam seminggu. (Unsplash/Babak Habibi)

PejuangKantoran.com - Samsung Electronics America melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawan di Amerika Serikat menjelang relokasi kantor pusatnya dari Englewood Cliffs, New Jersey, ke Plano, Texas. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi yang menyertai perpindahan markas perusahaan, sekaligus penyesuaian terhadap prioritas bisnis Samsung.

Berdasarkan dokumen resmi yang diajukan melalui Worker Adjustment and Retraining Notification (WARN) di negara bagian New Jersey, sebanyak 739 posisi terdampak di kantor Englewood Cliffs. Selain itu, sekitar 100 karyawan di kantor Plano, Texas, juga dilaporkan kehilangan pekerjaan, terutama dari divisi perangkat seluler dan elektronik konsumen. 

Samsung menjelaskan bahwa mayoritas karyawan yang terdampak sebenarnya telah diberikan opsi untuk pindah ke Texas. Namun, sebagian lainnya memilih tidak direlokasi atau posisinya dihapus karena penyesuaian fungsi organisasi.

"Dalam proses relokasi kantor pusat Samsung Electronics America, beberapa perubahan struktur tenaga kerja tidak dapat dihindari. Sebagian besar karyawan yang terdampak telah menerima tawaran relokasi," kata juru bicara Samsung

Baca Juga: Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Akhiri Penantian 16 Tahun Lewat Drama Extra Time

Perusahaan juga menegaskan bahwa langkah tersebut bukan merupakan restrukturisasi global. Menurut Samsung, perubahan dilakukan agar organisasi lebih selaras dengan prioritas bisnis dan mendukung kolaborasi yang lebih erat di ekosistem teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang berkembang pesat di Texas. 

Divisi Chip Tumbuh, Elektronik Konsumen Tertekan

PHK ini mencerminkan perbedaan performa bisnis Samsung di berbagai sektor. Di satu sisi, bisnis semikonduktor perusahaan mencatat pertumbuhan pesat berkat tingginya permintaan chip AI dan investasi besar pada fasilitas manufaktur di Texas. Di sisi lain, divisi smartphone, televisi, dan elektronik rumah tangga menghadapi tekanan akibat persaingan yang semakin ketat serta meningkatnya biaya komponen. 

Reuters melaporkan bahwa divisi mobile Samsung bahkan diperkirakan membukukan kerugian, sementara bisnis chip justru menikmati lonjakan keuntungan berkat permintaan memori berperforma tinggi untuk kebutuhan AI. 

Baca Juga: Cellos Jamin Byon Combat Showbiz 8 bakal Jadi Pertarungan Kickstriking Fighter Terbaik Asia

Karyawan Khawatir Akan Ada Restrukturisasi Lanjutan

Sejumlah karyawan yang masih bekerja di Samsung Electronics America mengaku khawatir gelombang PHK belum berakhir. Mereka memperkirakan perusahaan masih akan melakukan konsolidasi terhadap beberapa unit bisnis elektronik konsumen seiring fokus investasi yang semakin besar ke sektor semikonduktor dan AI.

Relokasi kantor pusat Samsung Electronics America juga menarik perhatian karena baru kurang dari satu tahun lalu perusahaan meresmikan kantor barunya di New Jersey. Kini, seluruh fungsi utama perusahaan secara bertahap dipindahkan ke Plano, Texas, yang telah menjadi pusat operasi Samsung untuk bisnis semikonduktor dan teknologi di Amerika Serikat. 

Samsung bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang memperkuat operasinya di Texas. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah perusahaan besar seperti Tesla dan Oracle juga memindahkan kantor pusat atau memperluas operasinya di negara bagian tersebut karena dinilai menawarkan iklim bisnis yang lebih kompetitif. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X