Sukses Ditonton 83 Juta Kali di Youtube, Lagu Mendung Tanpo Udan Diadaptasi Jadi Film

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 23 Februari 2024 | 22:07 WIB
Film "Mendung Tanpo Udan" yang diangkat dari lagu populer milik Ndarboy Genk, akan segera tayang di layar lebar pada Kamis, 29 Februari 2024. (Instagram/mendungtanpoudanmovie)
Film "Mendung Tanpo Udan" yang diangkat dari lagu populer milik Ndarboy Genk, akan segera tayang di layar lebar pada Kamis, 29 Februari 2024. (Instagram/mendungtanpoudanmovie)

PejuangKantoran.comMendung Tanpo Udan, lagu yang dipopulerkan oleh Ndarboy Genk, boleh dibilang salah satu lagu penghibur selama masa pandemi. Hingga kini, lagu ini sudah ditonton 83 juta kali di Youtube.

Kini Mendung Tanpo Udan, yang diciptakan oleh Kukuh Prasetya Kudamai, diangkat menjadi film. Erick Estrada dan Yunita Siregar berperan sebagai pemeran utamanya.

Baca Juga: Kerja Sama Bidang Pertahanan Jadi Fokus Pertemuan Prabowo dan Wakil PM Australia Richard Marles

Mendung Tanpo Udan ini terkenal karena sebuah lagu berbahasa Jawa yang hits tiga tahun lalu. Namun, sampai sekarang, lagu ini masih kerap diputar di masyarakat Jawa yang ada di seluruh Indonesia.

"Jadi, kita merasa lagu ini dekat dengan banyak orang. Oleh karena itu, kami tertarik untuk mengangkatnya ke film layar lebar. Apalagi setelah saya mengenal penulisnya dan mendalami liriknya.

"Di balik penciptaan lagu ini, ternyata lagu ini merupakan bagian dari beberapa lagu yang saling berkaitan satu sama lain,” terang produser Muhammad Hananto, saat konferensi pers Mendung Tanpo Udan di Plaza Senayan XXI, Jakarta, Rabu (21/2/2024).

Film berdurasi 101 menit ini mengangkat cerita tentang Udan (Erick Estrada), mahasiswa tingkat akhir yang terobsesi dengan musik sehingga dirinya menjadi pribadi yang idealis dan keras kepala.

Baca Juga: Tips Mengatur Asupan Sodium Saat Nongkrong dan Makan di Luar Bareng Bestie saat Weekend

Ketika pertama kali bertemu Mendung (Yunita Siregar) yang bermimpi menjadi wanita karir, Udan jatuh hati. Sayang, hubungan dua orang yang memiliki impian bertolak belakang ini perlahan melahirkan konflik yang memaksa mereka harus memilih antara cinta dan karir.

Yang menarik adalah film ini digarap oleh Kris Budiman, yang menjadikan film ini sebagai debut film panjangnya. sebagai newbie, ia sempat curhat tidak mudah untuk menggarap film ini sendiri tanpa ada guide dari co-director.

Setiap masalah yang dialami selama syuting harus ia pikirkan sendiri jalan keluarnya. Setelah syuting 15 hari, ia butuh waktu hampir 1 tahun untuk melakukan post editing.

“Saya pendatang baru. Ini film pertama saya. Sebelumnya, saya hanya content creator biasa, syuting-syuting video semenit, 2 menit. Tiba-tiba dikasih kesempatan bikin film panjang, itu tantangan yang luar biasa buat saya.

Baca Juga: Diangkat dari Kisah Nyata, Sinden Gaib Syuting 12 Hari Langsung di Lokasi Kejadian di Trenggalek, Jawa Timur

"Proses penggarapan dari pre-production sampai sekarang mau tayang kurang lebih 2 tahun. Kalau itu lama, itu sebenarnya proses belajarnya saya!” aku Kris Budiman. 

Hal menarik lainnya, sebelum ditayangkan di bioskop, Mendung Tanpo Udan sempat mengundang protes para netizen yang menganggap aktor Erick Estrada tidak pantas menjadi pemeran utama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X