Saham Airbnb yang Dulu Populer Kini Anjlok 14% Gara-gara Masalah Mendasar Ini

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 15:14 WIB
Ilustrasi: Apa penyebab saham Airbnb anjlok hingga 14% minggu ini? (Pixabay)
Ilustrasi: Apa penyebab saham Airbnb anjlok hingga 14% minggu ini? (Pixabay)

Chesky, yang mendirikan situs persewaan rumah itu bersama Nathan Blecharczyk dan Joe Gebbia, mengatakan bahwa akan ada redistribusi tempat orang bepergian. Bukan hanya ke beberapa kota, tetapi ke ribuan komunitas lokal.

Ia juga mengungkapkan seberapa jauh pandemi memengaruhi bisnisnya, dengan mengatakan, “Kami menghabiskan 12 tahun membangun bisnis Airbnb dan kehilangan hampir semuanya dalam waktu empat hingga enam minggu”.

Saat itu Chesky optimis tentang pasar dan menunjukkan bahwa Airbnb punya lebih banyak tuan rumah daripada sebelum dimulainya krisis Covid-19.

Baca Juga: Ada Usulan KemenpanRB agar PNS dapat Insentif Rp100 Juta Jika Mau Pindah IKN

Ia mengklaim volume pemesanan di AS pada bulan Mei dan awal Juni sama seperti tahun sebelumnya, meskipun tanpa melakukan strategi pemasaran apa pun.

Selain itu, sebuah studi tahun 2023 mengungkapkan bahwa memesan persewaan liburan pribadi dengan Airbnb atau Vrbo bukanlah tawaran yang mungkin seperti anggapan banyak orang.

Opsi pemesanan pribadi rata-rata 19% lebih mahal daripada hotel. Iklan satu kamar di Airbnb dan pesaingnya, Vrbo, melampaui biaya rata-rata kamar hotel (meskipun tidak termasuk hotel bintang lima) di 38 dari 50 destinasi di Inggris dan dunia.

Kalau begitu, tidak heran saham Airbnb anjlok nggak, sih?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Daily Mail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X