PejuangKantoran.com - Rumah produksi lokal semakin sering mengadaptasi kisah dari Korea untuk film Indonesia. Setelah sebelumnya sukses dengan Miracle in Cell No 7, Falcon Pictures mengumumkan akan merilis film A Business Proposal, adaptasi dari webtoon berjudul The Office Blind Date karya Haehwa dan Narak.
Cerita webtoon ini juga sempat diangkat dalam serial drakor berjudul sama, yang digemari banyak kalangan. Jika versi drama Koreanya dibintangi oleh Ahn Hyo Seop dan Kim Se Jong, adaptasi layar lebarnya di Indonesia ini dibintangi oleh Ariel Tatum dan Abidzar Al-ghifari.
Dikemas dalam cerita yang lebih ringkas tetapi dengan alur cerita tetap sama, A Business Proposal mengisahkan seorang food analyst, Sari (Ariel Tatum), yang rela menggantikan temannya untuk blind date.
Hal itu dilakukan Sari karena ada iming-iming imbalan yang akan didapat. Kebetulan, Sari memang sedang butuh uang.
Tak disangka-sangka, ternyata pasangan kencan buta Sari adalah cucu pemilik perusahaan tempat dia bekerja, Utama (Abidzar Al-ghifari). Kelucuan dan keseruan sepanjang film pun berputar pada usaha Sari menghindar dari Utama di tempatnya bekerja.
Sayangnya, promosi film yang seharusnya membuat orang ingin menonton, terusik karena komentar Abidzar yang terkesan menggampangkan karakter ikonik yang dibawakan Ahn Hyo Seop.
Abidzar mengatakan bahwa ia hanya menonton penggalan episode pertama versi drama Korea tersebut. Putra Ustaz Jefri Al Buchori itu juga mengaku bukan penggemar drama Korea.
Komentar Abidzar langsung menuai kritik pedas dari para fans. Repotnya, Abidzar semakin membuat kesal karena dalam podcast lain menyebutkan bahwa penggemar drakor adalah penggemar yang fanatik.
Begitu juga respons Abidzar yang diditulis di IG story-nya, karena dianggap semakin menyepelekan penikmat drakor.
“Pengen ngejelasin tp pasti tetep bakal ga suka, emg dari dasarnya udh ga setuju mau di jelasin kek apaan tau sepertinya akan tetap begitu. Rasisme di Indonesia ternyata masih ada,” tulisnya.
Penggemar drakor menjadi semakin kesal dan semakin gencar menyerukan untuk tidak menonton A Business Proposal. Bahkan penulis Ika Natassa ikut memberi komentar terhadap respons Abidzar dalam menanggapi penggemar fanatik film Korea.
“Abidzar, kamu kayaknya perlu belajar PR yg baik. Omonganmu bisa bikin mati filmnya sebelum tayang. Seorang aktor yg baik bukan takut sama ‘fans fanatik’, tapi justru mengapresiasi krn karya itu besar jg andil mereka,” tulis Ika Natassa di akun X-nya.
Akhirnya untuk mengantisipasi pemboikotan tersebut Falcon Pictures mengeluarkan surat terbuka yang ditujukan pada para pecinta cerita Busipro (singkatan populer untuk cerita webtoon ini).
Artikel Terkait
3 Kebiasaan Buruk yang Perlu Dihindari Pemimpin Muda, Biar Malah Nggak Disebelin Karyawan
Lowongan Kerja: VP-Head of Sales Performance Circle Java PT Indosat Tbk
Ditties, Tugas Kecil yang Bikin Pekerjaan Bos Jadi Tak Efektif! Jangan Dilakukan Lagi
Kapan Otak Bekerja Maksimal agar Kamu Bisa Lebih Produktif saat Bekerja?
Pemindahan ASN ke IKN Ditunda Sampai Waktu yang Tidak Ditentukan, Kenapa?
Resolusi Tahun Baru Tak Harus Terwujud di Januari, Ini 3 Waktu Tepat untuk Memulainya
5 Tanda Kamu Tidak Bisa Bekerja dengan Baik, Salah Satunya Produktivitas Kerja yang Rendah