Episode ketiga, dari sudut pandang psikolog saat berinteraksi dengan Jamie. Perlahan-lahan penonton bisa melihat bagaimana karakter Jamie dari respons dan reaksinya terhadap pertanyaan-pertanyaan psikolog.
Episode keempat, dari sudut pandang ayah Jamie dan seluruh anggota keluarganya dalam menerima kenyataan dan melanjutkan hidup setelah apa yang terjadi pada Jamie.
Cerita Jamie Miller ini tidak diangkat dari kisah nyata, tetapi merupakan ekspresi kegelisahan pencipta mini seri ini, Stephen Graham, terhadap semakin meningkatnya aksi kriminalitas remaja di bawah 17 tahun yang melakukan pembunuhan dengan tusukan pisau.
Baca Juga: Kim Soo Hyun Klarifikasi Terkait Tuduhan Pacari Kim Sae Ron: Aku Tidak Melakukan Apa yang Dituduhkan
"Saya bisa saja membuat drama tentang geng dan kejahatan dengan senjata tajam, atau tentang anak yang ibunya pecandu alkohol atau ayahnya pelaku kekerasan,” ujar Stephen.
“Tapi sebaliknya, saya ingin penonton saat melihat keluarga ini akan berpikir, 'Ya ampun! Ini bisa saja terjadi pada kita semua!' Apa yang terjadi di sini adalah mimpi buruk yang terburuk yang terjadi pada keluarga biasa," pungkasnya.
Stephen Graham, yang berperan sebagai ayah Jamie di Adolescence, juga bertindak sebagai penulis skenario dan produser eksekutif. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Fenomena Tarian Pemanggil THR: Tren Viral yang Mengundang Kontroversi
Panduan Memilih Speaker Bluetooth Harga Rp1 Jutaan Tahun 2025 Buat Kaum Mendang-Mending
Baru Berdiri Tahun 2019, Produk Minyak Telon Habbie Sasar Ekspansi Bisnis Ke Luar Negeri
Guru Besar UGM Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada Mahasiswa Bimbingan Skripsi
Apa yang Terjadi Jika Indonesia Kena Tarif Impor 32 Persen dari Pemerintahan Donald Trump?
Ngontrak Rumah bareng Teman? Jangan Mau Jadi 'Cinderella Roommate' dan Segera Bagi Tugas!
Umbul Pelem, Wisata Air yang Dikelola Warga Desa Wunut bersama BUMDes melalui Program Desa BRILiaN