Lingkaran Biru di Aplikasi WhatsApp, Apa Itu dan Dampaknya pada Privasi Pengguna?

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Minggu, 13 April 2025 | 11:30 WIB
Lingkaran biru di WA adalah implementasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dari Meta. (Freepik)
Lingkaran biru di WA adalah implementasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dari Meta. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - WhatsApp terus menambah fitur baru, dan baru-baru ini perubahan besar terlihat pada aplikasi messenger ini.

Salah satunya adalah munculnya lingkaran biru yang bercahaya.

Lingkaran biru ini adalah implementasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dari Meta, pemilik WhatsApp, yang sekarang diperkenalkan di berbagai pasar baru, termasuk Eropa.

Fitur ini memungkinkan aplikasi untuk menjawab pertanyaan dasar, mirip dengan pencarian Google, tetapi dengan keterbatasan dalam fungsinya.

Lingkaran biru ini membuat banyak orang merasa terganggu. Bahkan, beberapa juga khawatir tentang dampaknya terhadap privasi.

Inilah beberapa hal yang perlu dipahami tentang fitur ini.

Baca Juga: Wawancara Langsung Dengan Meta AI Mengungkap Bahwa Meta AI Juga Dilatih oleh Manusia.

Penyebab munculnya lingkaran biru di WhatsApp

Lingkaran biru yang baru muncul di WhatsApp, Facebook, dan Instagram menandakan peluncuran integrasi AI Meta di platform tersebut.

Dengan ini, pengguna kini dapat berinteraksi langsung dengan asisten AI Meta dalam aplikasi, seperti yang dijelaskan oleh Alan Jones, CEO dan salah satu pendiri YEO Messaging.

Lingkaran biru WhatsApp seharusnya memiliki tujuan yang baik, yaitu memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan AI Meta dengan mengetuk lingkaran biru atau menyebut @Meta AI dalam obrolan.

Ini memungkinkan AI untuk menjawab pertanyaan, membuat konten, dan mencari informasi dari internet.

Namun, meskipun terlihat aman, fitur ini memperkenalkan lapisan baru dalam pemrosesan data dan potensi pengawasan.

Asisten AI ini dirancang untuk membantu pengguna mencari informasi dan berinteraksi dengan lebih mudah. Artinya, ini juga berarti lebih banyak aktivitas yang dipantau dan diproses oleh sistem AI Meta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X