Film Perang Kota ini juga menandakan kembalinya Mouly menggarap film Indonesia, setelah menyelesaikan film Hollywood, Trigger Warning.
“Pelajaran paling besar selama saya di Hollywood adalah saya membatasi diri dalam kreativitas. 'Ah, bagaimana nanti bikinnya, susah. Bikin seperti ini saja!'
"Orang Amerika kan apa-apa dibuat grand. Kalau di Perang Kota, saya belagak agak gila sedikit. Adegan kayak begini, ya, coba deh! Agak-agak challenging, ambisius!” tutupnya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
EY Buka Lowongan Kerja untuk Posisi People Consulting - Junior Consultant di Jakarta
7 Kalimat Berikut Ini Bisa Meningkatkan Kecerdasan Emosional Kamu Hingga 23 Persen. Ayo Praktikkan!
Minta Bantuan AI Menulis Profil LinkedIn yang Menarik Boleh Saja, Tapi Pastikan Kamu Melakukan Hal Ini!
6 Langkah Mendapatkan Sponsor Kerja di Australia agar Bisa Bekerja melalui Jalur Resmi
Meski Sama-Sama Bisa Sukses, Ini Perbedaan Orang Introvert dan Ekstrovert di Dunia Kerja
Dengan 1,2 Juta Agen hingga Akhir Maret 2025, AgenBRILink Bukukan Volume Transaksi Rp423 Triliun
Tak Bisa Hadir Misa Requiem Paus Fransiskus di Katedral? Ini Link Misa Online-nya