7 Kalimat Berikut Ini Bisa Meningkatkan Kecerdasan Emosional Kamu Hingga 23 Persen. Ayo Praktikkan!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Kamis, 24 April 2025 | 11:00 WIB
Ada sejumlah kalimat tertentu yang bisa meningkatkan kecerdasan emsosional kamu. (Freepik)
Ada sejumlah kalimat tertentu yang bisa meningkatkan kecerdasan emsosional kamu. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - Tak semua orang bisa mendengarkan dengan baik.

Agar bisa benar-benar terhubung dengan orang yang sedang berbicara, kamu perlu memahami orang lain tersebut tingkat yang lebih dalam.

Di situlah pentingnya kecerdasan emosional dan tak semua orang memilikinya.

Namun, karena sekarang kecerdasan emosional atau EQ sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam dunia kerja, cara terbaik untuk memperlihatkan bahwa kamu memilikinya adalah dengan kata-kata.

Penulis The Art of Mindfulness, Eliza Hatley menemukan tujuh kalimat yang dapat membuat EQ kamu meningkat sebesar 23%, yaitu sebagai berikut.

  1. “Aku mengerti apa yang kamu rasakan.”

Kalimat ini menunjukkan bahwa kamu tidak hanya mendengarkan, tetapi juga benar-benar menyerap emosi orang tersebut, termasuk rasa sakit, kegembiraan, dan ketakutannya.

Ini menandakan bahwa kamu masuk ke dalam posisi orang tersebut dan melihat dunia dari sudut pandangnya, sebuah keterampilan penting dalam kecerdasan emosional.

Baca Juga: Si Silent Reader, yang Lebih Banyak Diam di Grup Chat, Ternyata Cenderung Punya EQ Tinggi

  1. “Aku pernah ada di posisi kamu.”

Kalimat ini bukan hanya menawarkan simpati, tetapi juga menunjukkan empati.

Kamu memberitahu orang tersebut kalau dia tidak sendirian dan bahwa kamu pernah mengalami hal yang sama sebelumnya dan keadaan bisa menjadi lebih baik.

Ini membuat percakapan lebih bermakna karena meyakinkan orang tersebut kalau dia bicara dengan orang yang benar-benar mengerti.

  1. “Ayo kita pikirkan sama-sama.”

Banyak orang yang hanya ingin ada seseorang untuk mendengarkan, memahami, dan memvalidasi perasaannya.

Itulah sebabnya kalimat ini sangat berguna karena kamu mengekspresikan kesediaan untuk menjadi pendengar dan tidak mengambil peran sebagai ahli, melainkan hanya sebagai mitra.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang merasa dimengerti dan didukung akan lebih mungkin untuk mengatasi tantangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Hack Spirit

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X