4. Bagian dari protokol keamanan internasional
Membuka penutup jendela bukan sekadar saran, melainkan bagian dari protokol keselamatan yang direkomendasikan oleh badan penerbangan internasional seperti Federal Aviation Administration (FAA) dan European Union Aviation Safety Agency (EASA).
Meskipun nggak semua negara memiliki aturan yang sama, banyak maskapai besar yang menerapkan kebijakan ini sebagai bagian dari prosedur standar mereka.
Baca Juga: 7 Penyebab Umum Punggung Terasa Sakit atau Nyeri saat Bangun Tidur, Apa Iya Karena Usia?
5. Meningkatkan kesiapan penumpang
Dengan jendela terbuka, penumpang bisa lebih waspada terhadap kondisi di luar pesawat. Ini bisa membantu mereka mengambil keputusan cepat jika terjadi situasi darurat.
Selain itu, melihat pemandangan luar juga bisa mengurangi rasa cemas dan memberikan rasa penguasaan diri selama penerbangan.
Jadi, lain kali kalau pramugari atau pramugara meminta kamu membuka penutup jendela, ingat bahwa itu bukan sekadar aturan tanpa alasan. Itu langkah kecil yang bisa membuat perbedaan besar dalam situasi darurat.
Dengan memahami alasan di balik aturan ini, kita bisa menjadi penumpang yang lebih sadar dan siap menghadapi segala kemungkinan.
Artikel Terkait
Belajar dari Kesalahan, Ini Cara Dapatkan Kembali Kepercayaan Atasan dan Rekan Kerja
Rayakan 20 Tahun Di Dunia Film, Reza Rahadian Luncurkan Program Refleksi Dua Dasarasa
Konklaf, Pemilihan Paus Baru Akan Dimulai pada 7 Mei 2025
3 Contoh Jawaban Saat Ditanya Tentang Gaji. Tunjukkan Rasa Percaya Diri Untuk Negosiasi!
Pendaftaran Dana Indonesiana 2025 – 2026 untuk Para Seniman Segera Dibuka. Ini Cara Daftarnya!
5 Kategori Olah Raga Yang Tidak Aman Bagi Jantung yang Wajib Kamu Hindari!
Bagi Fresh Graduate, Ini Sejumlah Keterampilan dan Langkah yang Dibutuhkan Untuk Pekerjaan Masa Depan 2030