PejuangKantoran.com - Sinemaku Pictures dikenal sebagai rumah produksi yang banyak mengangkat tema kehidupan kalangan Gen Z. Namun film terbarunya, Hanya Namamu dalam Doaku, mengangkat cerita dan tema yang lebih dewasa.
Film ini berkisah tentang bagaimana dinamika sebuah keluarga saat menghadapi cobaan. Ada alasan khusus mengapa Prilly Latuconsina dan Umay Shahab yang bertindak sebagai produser eksekutif mengangkat tema yang lebih dewasa seperti itu.
“Jadi karena Sinemaku itu selalu mengangkat film soal keluarga, makanya banyak tuh yang suka curhat di media sosial.
"Ada satu follower, seorang istri yang bercerita sedang merawat suami penderita ALS," ujar Prilly Latuconsina, saat konferensi pers trailer Hanya Namamu dalam Doaku di Plaza Senayan XXI, Kamis (03/07/2025).
ALS, atau Amyotrophic Lateral Sclerosis, adalah penyakit yang menyebabkan hilangnya kemampuan otot untuk bergerak, sehingga akhirnya bisa menyebabkan kelumpuhan.
"Kita lalu riset bersama ibu Yani (ibunda Umay yang juga produser eksekutif film) karena beliau yang lebih punya pengalaman dalam berumah tangga.
"Ternyata, ada yang istrinya terkena ALS. Suaminya terkena ALS. Jadi, kita merasa ini bisa menjadi isu yang sangat penting untuk raise awareness-nya. Tapi bagaimana ya angkat awareness-nya?
"Kita tidak mau bikin film yang mengajari orang karena kita filmmaker, bukan dokter,” kata Prilly.
Berhubung Prilly dan Umay juga belum menikah, mereka pun banyak berkonsultasi dengan orang tua untuk mendapatkan insight dalam meramu cerita tentang dinamika dalam rumah tangga dan keluarga.
Baca Juga: Pentingnya Peran HR dalam Melakukan Mediasi Karyawan saat Terjadi Konflik di Tempat Kerja
“Saya lihat papa dan mama, ngobrol sama papa bahas rumah tangga. Saya baru tahu, sosok suami itu ngerasa kuat dan harus bertanggungjawab.
"Kadang istri nggak tahu suami lagi ngapain, nggak tahu lagi kena musibah apa. Karena suami nggak mau ngerepotin istri.
"Kita mau angkat itu karena film ini harus menyuarakan laki-laki dan harus relate dengan laki-laki juga. Kalau perempuan, kadang suka merasa tidak dilibatkan.
"Ya sudah, kita jahit informasi-informasi itu dan jadilah Hanya Namamu dalam Doaku,” terang Prilly lebih lanjut.
Artikel Terkait
Di Balik Pembuatan Film 'Sore: Istri dari Masa Depan', Sheila Dara Belajar Bahasa Kroasia
3 Cara Meningkatkan Kolaborasi di Tempat Kerja agar Tak Ada Karyawan yang Beban Kerjanya Lebih Besar
Cara Meningkatkan Manajemen Waktu dan Keterampilan Organisasi Diri? Ikuti 5 Tips Cerdas Ini!
Malaysia Bakal Gigit Jari, Tarian Pacu Jalur yang Dibawakan 'King Dikha' Tak Bisa Diakui Negara Lain?
Kelelahan karena Beban Kerja Tambahan Bisa Membuat Kamu Merasakan Citizenship Fatigue, Apa Itu?
Tarif Trump 32% ke RI Picu Kekhawatiran Investor, Strategi Diversifikasi Disarankan
BRI Fokus Himpun Dana Murah untuk Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang