Pejuangkantoran.com – Bagi kamu café atau coffee shop goers, tentu sudah sangat hapal aneka menu kopi. Mulai dari yang aneka espresso based, berbagai macam filter coffee, hingga aneka kopi dengan berbagai rasa.
Menu seperti ice lemon espresso yang klasik hingga kopi kurma atau kopi pandan latte, menjadi variasi menu minuman kopi yang disediakan. Bahkan pernah ada kedai kopi kecil menyajikan menu kopi kecombrang ketika tanaman aromatik ini sedang naik daun.
Dari berbagai macam menu kopi dengan berbagai rasa tadi, ada yang infused coffee, ada yang flavoured coffee. Bisa jadi, ada satu menu yang menampilkan kopi dengan rasa yang sama, misal lemon, namun ia bisa saja infued coffee atau bisa flavoured coffee.
Apa bedanya?Keduanya sangat berbeda. Mulai dari definisi, cara mendapatkan rasa, sumber rasa, hingga karakter menu kopinya.
Baca Juga: Infused Coffee Meski Masih Pro-Kontra Namun Memeriahkan Coffee Scene Saat Ini
Berikut penjelasannya:
Infused Coffee
- Definisi: Kopi yang mendapat tambahan rasa atau aroma melalui proses perendaman / infusi dengan bahan alami (buah, rempah, bunga, bahkan spirit).
- Cara:
- Bisa saat fermentasi (misalnya kopi citrus washed).
- Bisa setelah roasting (misalnya spirit infused coffee).
- Bisa saat brewing (misalnya cold brew infused lemon).
- Sumber rasa: Dari bahan asli yang dimasukkan (kulit jeruk, kayu manis, vanila, jahe, dan sebagainya).
- Karakter: Rasa biasanya lebih alami, menyatu, dan bisa lebih subtle (halus).
- Contoh: Cold brew infused pandan, kopi tubruk dengan jahe, Fire Dept. Coffee Spirit Infused.
Flavoured Coffee
- Definisi: Kopi yang diberi rasa tambahan menggunakan perisa buatan (flavouring agents) atau sirup.
- Cara:
- Biasanya ditambahkan setelah roasting, berupa minyak esensial, bubuk perisa, atau sirup flavour.
- Kadang biji kopi disemprot flavour saat masih panas setelah keluar dari roaster.
- Sumber rasa: Lebih sering dari ekstrak atau bahan sintetis (hazelnut essence, vanilla syrup, caramel flavour).
- Karakter: Rasa lebih kuat, manis, dan konsisten tapi kurang alami.
- Contoh: Kopi instan rasa mocha, kopi bubuk hazelnut, latte dengan sirup vanilla.
Baca Juga: Aman Nggak Sih, Minum 2-3 Cangkir Kopi Sehari? Jawabannya Ternyata Tidak Sesederhana Itu
Kesimpulannya, infused coffee lebih “alami”, sementara flavoured coffee lebih “instan” dan sering pakai tambahan sintetis.
Saat ini, sudah cukup banyak roastery yang menjual infused coffee. Beberapa contohnya adalah Otten Coffee dengan Fruit Candy Arabica, Semekar Coffee dengan Bloom Berry Fullwashed, atau Kafe.Inc dengan Mango Infused Coffee.
Sementara untuk sirup dengan perisa buah-buahan sudah lebih dulu beredar serta paling sering dipakai di kedai-kedai kopi atau kafe.
Man yang enak, ini sangat tergantung dari preferensi. Meskipun ifused coffee maih menjadi pro-kontra di kalangan penikmat kopi, namun infused coffee lebih banyak mereka pilih dibanding dengan flavoured coffee.
Sementara bagi penikmat kopi kekinian dan orang umum, flavoured coffee tentu menjadi pilihan yang lebih mereka sukai.
Artikel Terkait
Kenapa Kopimu Bisa Jadi Tidak Sehat: 8 Bahan yang Harus Dihindari saat Minum Kopi
Kopi Americano Konon Bakal Menggantikan Tren Kopi Susu Gula Aren. Apa Hubungannya Dengan Tentara Amerika?
Mana Lebih Baik Minum Kopi atau Teh di Pagi Hari? Ini Saran dari Ahli Diet!
Matcha Makin Digemari oleh Gen Z dan Millenial. Bakal Menggantikan Posisi Kopi? Simak Perbandingannya!
Sama-Sama Mengandung Kafein, Mengapa Matcha Lebih Cocok Untuk Membuat Fokus Lebih Tajam Dibanding Kopi?
Sejarah Matcha di Dunia dan Indonesia Ternyata Bukan Asli Jepang dan Perkembangannya Didorong Pandemi!