Kenapa Kopimu Bisa Jadi Tidak Sehat: 8 Bahan yang Harus Dihindari saat Minum Kopi

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Rabu, 14 Mei 2025 | 09:07 WIB
Duduk denan naman dan menikmati secangkir kopi bisa menurunkan tensi stresmu. (Freepik)
Duduk denan naman dan menikmati secangkir kopi bisa menurunkan tensi stresmu. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Kopi adalah minuman favorit banyak orang, tapi tahukah kamu bahwa bahan tambahan yang sering kamu masukkan ke dalam kopi bisa merusak manfaat kesehatannya?

Berikut adalah delapan bahan tambahan kopi yang sebaiknya kamu hindari, menurut para ahli gizi.

1. Krimer Rasa dan Krimer Bubuk

Krimer rasa dan krimer bubuk sering mengandung gula tambahan dan lemak trans, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Baca Juga: Ribuan Umat Buddha di Vihara Centiya Mi Lek Hud Terima Bantuan Sembako dari Program BRI Peduli

2. Gula Tebu dan Kental Manis

Meskipun terasa manis, gula tebu dan kental manis mengandung kalori tinggi dan dapat meningkatkan kadar gula darah. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2.

3. Krimer Non-Dairy dan Sirup Rasa

Krimer non-dairy sering mengandung lemak jenuh dan bahan kimia tambahan, sedangkan sirup rasa seperti vanila atau karamel mengandung gula tinggi dan pewarna buatan. Keduanya dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh.

Baca Juga: Questioning Assumption atau Mempertanyakan Asumsi Itu Penting Bagi Dunia Bisnis. Mengapa?

4. Susu Tinggi Lemak

Susu tinggi lemak menambah kalori dan lemak jenuh dalam kopi. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan pencernaan.

5. Susu Kental Manis

Dua sendok makan susu kental manis mengandung 22 gram gula dan 130 kalori. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2.

6. Krimer Bubuk dan Sirup Rasa

Krimer bubuk mengandung minyak terhidrogenasi parsial, sedangkan sirup rasa mengandung gula tinggi dan pewarna buatan. Keduanya dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh.

7. Krimer Non-Dairy dan Susu Kental Manis

Krimer non-dairy sering mengandung lemak jenuh dan bahan kimia tambahan, sedangkan susu kental manis mengandung kalori tinggi dan dapat meningkatkan kadar gula darah. Keduanya dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2.

8. Krimer Bubuk dan Sirup Rasa

Krimer bubuk mengandung minyak terhidrogenasi parsial, sedangkan sirup rasa mengandung gula tinggi dan pewarna buatan. Keduanya dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh.

Untuk alternatif yang lebih sehat, kamu bisa menggunakan susu almond tanpa pemanis atau susu oat, serta menambahkan rempah alami seperti kayu manis. Hindari gula rafinasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Real Simple

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X