PejuangKantoran.com - Jennie Blackpink dengan merek tumbler terkenal, Stanley, akhirnya resmi merilis tumbler eksklusifnya, Stanley 1913 x Jennie, dan langsung jadi perbincangan.
Banyak penggemar yang sudah lama menunggu, apalagi koleksi ini dijual dalam jumlah terbatas.
Tidak heran jika baru sehari diluncurkan, penjualannya sudah melonjak tajam.
Kabarnya, hasil penjualan sudah tembus lebih dari 1 miliar won atau sekitar Rp11 miliar hanya di Korea.
Baca Juga: Hati-hati, Banyak Konten Buatan AI Menyerbu Wikipedia, Kenali Mana Tulisan Buatan Mesin!
Koleksi Stanley 1913 x Jennie terdiri atas dua produk utama:
• All Day Slim Luxe Bottle 12 oz yang dijual sekitar Rp700 ribu
• Quencher Luxe Tumbler 30 oz dengan harga sekitar Rp1,1 juta
Sebagai perbandingan, harga tumbler Stanley normal biasanya dijual di kisaran Rp400 ribu – Rp700 ribu. Jadi, bisa dibilang harga edisi Jennie ini memang jauh lebih tinggi dari versi standar.
Antara bangga dan kecewa
Dengan harga yang lebih mahal, tidak heran kalau reaksi penggemar pun terbelah. Ada yang senang karena akhirnya bisa punya koleksi resmi Jennie, tetapi ada juga yang mengeluh karena harganya dianggap tidak masuk akal.
Beberapa komentar penggemar di media sosial Korea Selatan misalnya:
“Desainnya biasa saja, tapi kenapa harganya mahal banget?”
“Kalau punya uang sih silakan beli, tapi harganya dua kali lipat dari tumbler biasa.”
“Aku tetap mau beli, karena ini Jennie. Dia sukses di musik, akting, dan sekarang kolaborasi brand, jadi aku ingin mendukungnya.”
“Mungkin lebih keren kalau dilihat langsung, apalagi ada gantungan kunci dan ukiran khusus.”
Bagi sebagian fans, kolaborasi ini lebih dari sekadar barang fungsional. Membeli tumbler Jennie Blackpink sama dengan menunjukkan dukungan mereka terhadap sang idola, sekaligus memiliki item yang eksklusif.
Namun, bagi fans yang melihat dari sisi harga, koleksi Stanley 1913 x Jennie jelas dinilai terlalu mahal hanya untuk sebuah tumbler.
Efek Jennie dan fenomena produk kolaborasi
Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru. Setiap kali ada kolaborasi dengan selebriti besar, harga produk biasanya melambung jauh di atas rata-rata.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Purbaya Pastikan Subsidi Listrik Dikurangi, tapi Bukan dengan Kenaikan Tarif
Mau Jadi Insinyur Jaringan alias Network Engineering? Begini Tugas dan Kisaran Gajinya
Menilik Potensi Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Energi Baru Terbarukan di Indonesia
Kedutaan Australia Buka Lowongan Kerja, Cek di Sini Selengkapnya
KemenPPPA Buka Lowongan Pelatihan Caregiver di Singapura, Gaji Besar
Sering Ngerasa Produktivitas Menurun dan Sering Typo di Sore Hari? Tenang, Ada Alasan Ilmiahnya Nih
Nillionaire, Ketika “Jutawan Nol” Jadi Istilah Gaul Anak Muda Kekinian