7 Jenis Persahabatan yang Tetap Bertahan Sampai Tua, Lebih Tenang dan Bermakna

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Jumat, 3 Oktober 2025 | 08:56 WIB
Ilustrasi: Kamu tidak dapat mengendalikan reaksi sahabat di tempat kerja yang kecewa karena kamu yang mendapat promosi jabatan. (Freepik/Kate Mangostar)
Ilustrasi: Kamu tidak dapat mengendalikan reaksi sahabat di tempat kerja yang kecewa karena kamu yang mendapat promosi jabatan. (Freepik/Kate Mangostar)

PejuangKantoran.com -  Waktu masih muda, persahabatan rasanya sederhana. Teman adalah orang yang sering kamu temui, bisa jadi rekan kerja, teman nongkrong tiap akhir pekan, atau orang yang paling cepat balas chat.

Namun, semakin bertambah usia, kamu akan sadar bahwa frekuensi mengobrol bukan lagi ukuran kedekatan. Definisi persahabatan ikut tumbuh bersama usia.

Dalam ajaran Buddha, ada istilah“persahabatan spiritual”. Artinya, sahabat bukan hanya teman senang-senang, tetapi orang yang menemani perjalanan hidup kamu untuk menuju versi diri yang lebih baik.

Teman seperti ini tidak selalu paling aktif di grup WhatsApp, tetapi hadir ketika hidup sedang sepi. Berikut tujuh tipe teman yang makin berarti seiring bertambahnya usia.

Baca Juga: Sudah Dapat Offering Letter, Kok Malah Dibatalkan? Ternyata Ada 5 Hal yang Jadi Penyebabnya!

  1. Teman yang membiarkan kamu tumbuh tanpa rasa bersalah

Saat kita berubah, tidak semua orang nyaman. Ada teman yang masih bercanda soal “kamu yang dulu”. Namun, teman sejati justru mendukung proses kamu ini.

Mereka tidak merasa terancam dengan versi baru kamu karena paham bahwa manusia memang seharusnya berkembang.

  1. Teman yang lama tidak kontak dan tetap akrab saat bertemu

Ada teman yang tidak kamu temui berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, tetapi saat bertemu, rasanya seperti tidak ada jeda. Tidak ada drama “kok nggak ngehubungin aku sih?”

Kalian cukup bertukar senyum dan lanjut mengobrol seperti biasa. Teman seperti ini langka dan layak dijaga.

  1. Teman yang tahu cerita asli hidup kamu

Ada teman yang tahu prestasi kamu. Namun, ada juga teman yang tahu ketakutan kamu, yang kamu biarkan melihat sisi rentan kamu. Nah, merekalah yang akan tetap tinggal.

Ini karena teman seperti ini tidak menghakimi atau memanfaatkan. Mereka membuat kamu merasa aman untuk menjadi diri sendiri.

  1. Teman yang mengingatkan saat kamu lupa diri sendiri

Kita semua pernah ada di fase tidak percaya diri atau merasa gagal. Dalam momen seperti itu, teman sejati hadir sebagai cermin yang jujur. Mereka mengingatkan bahwa kamu lebih kuat dari yang kamu kira.

Baca Juga: Silvia Venturini Fendi mengundurkan diri dari posisi Creative Director di Rumah Mode Fendi

  1. Teman yang tidak iri, malah ikut senang melihat kamu bahagia

Ada orang yang terlihat baik, tetapi diam-diam membandingkan. Berbeda dengan teman sejati yang tulus senang saat kamu berhasil. Mereka tidak merasa kalah hanya karena kamu menang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Hack Spirit

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X