PejuangKantoran.com - Nama Aco Tenriyagelli dikenal sebagai sutradara banyak video musik dan film pendek. Awal 2026 mendatang, sutradara video musik Sal Priadi Gala Bunga Matahari itu akan merilis film panjang pertamanya: Suka Duka Tawa.
Skenario film ini ia tulis bersama Indriani Agustina, dengan bantuan khusus untuk materi komika bersama Dany Beler dan Aci Resti. Cerita terinspirasi dari percakapannya dengan teman-teman selama kongkow-kongkow dan pengalaman pribadinya.
“Awalnya tentu mempertanyakan banyak hal, apa yang bisa diangkat menjadi film panjang. Saya nih senang ngobrol bersama teman-teman. Ketawa-ketawa.
Baca Juga: 6 Kunci Menjaga Semangat dan Kebahagiaan di Dunia Kerja, Bukan Hanya Karena Gaji yang Tinggi
"Tapi mulai menyadari kalau di balik tawa dan canda itu bisa tercipta luka juga seperti pedang bermata dua. Dan, saya ini termasuk orang yang menutupi luka dengan tawa,” ungkap Aco, saat ditemui di Kyabin Studio, Kebayoran Baru, Selasa (21/10/2025).
Ia kemudian mencoba menggali lebih dalam lagi, dengan mencari orang yang paling sering bercanda dengannya. Ia menyadari ternyata orang itu tak lain adalah ayahnya sendiri.
“Orang yang paling suka mencoba membuat saya tertawa, ya ayah saya sendiri, walau candaan-nya sangat garing. Waktu kecil, saya tidak terlalu dekat karena dia sangat sibuk dengan pekerjaannya.
"Sampai akhirnya di usianya yang menua dan gantian saya yang bekerja, dia coba mendekati saya dengan banyak bercanda. Mencoba mendekat, yang jatuhnya sok asik menurut saya!” kata Aco dengan nada bercanda.
Ketika Aco menyadari bahwa itu upaya sang ayah untuk lebih dekat dengannya, ia mengakui jadi lebih menghargai effort-nya. Ternyata, sutradara lulusan IKJ ini pun menyadari bahwa ia juga ingin lebih dekat dan lebih mengenal ayahnya.
“Saya mencoba mengangkat berbagai fragment itu, mulai dari tawa, canda, komedi, dan relasi orang tua ke dalam film ini,” tuturnya.
Baca Juga: Lakukan 10 Cara Ini agar Diskusi Jadi Lebih Sehat Tanpa Drama
Isu generation gap juga akan menambah drama dalam Suka Duka Tawa, karena ia percaya tema ini merupakan tema yang universal dan dirasakan banyak orang.
“Ketika teman-teman standup awal masuk ke dunia hiburan Indonesia, menjadi komika juga sebenarnya mengalami banyak gesekan dengan orang tua. Namun, akhirnya terbukti kalau semuanya bisa melebur.
"Teman-teman di televisi bisa stand up, dan begitu juga sebaliknya. Teman-teman stand up bisa tampil di televisi juga!” terang Aco.
Suka Duka Tawa mengangkat cerita tentang kehidupan seorang komika wanita bernama Tawa (Rachel Amanda). Ia berjuang untuk mengejar cita-citanya sebagai komika bersama teman-teman kosnya.
Artikel Terkait
Lowongan Pelatihan Storytelling untuk Pelaku Pariwisata Indonesia 2025
Lowongan Kerja Galeri Nasional Indonesia 2025, Ada 3 Lowongan Pekerjaan Buat Kamu
Tak Perlu Jadi Jenius untuk Sukses, Ini Cara Menemukan Keterampilan Kamu di Tempat Kerja!
Melamar Beberapa Posisi Berbeda di Satu Perusahaan Boleh Saja, tetapi Pertimbangkan Hal Ini!
Apa Kata Thomas Alva Edison Tentang Bakat Vs Kerja Keras? Penting yang Mana?
Jangan Remehkan Storytelling, Karena Strategi Komunikasi ini Bisa Berdampak Besar pada Perusahaan!
Menjelang Liburan Akhir Tahun, Rencanakan Liburanmu. Berikut Ini Panduan Ukuran Koper yang Harus Kamu Bawa