PejuangKantoran.com - Di masa sekarang, mencari pekerjaan bukan hal yang mudah. Banyak orang mencoba berbagai cara agar bisa menonjol dan mendapat posisi yang diinginkan.
Beberapa bahkan mengirim banyak lamaran untuk posisi berbeda di perusahaan yang sama. Namun, langkah ini perlu dipertanyakan: apakah akan efektif untuk mendapatkan pekerjaan?
Nicole Kaiser, seorang head hunter di bidang teknologi, menjelaskan bahwa melamar beberapa posisi sekaligus dalam satu perusahaan besar sebenarnya hal yang cukup wajar.
Baca Juga: M Bloc Space Tampil dengan Wajah Baru: “Semua Kembali ke Blok M” dan Semangat Kreativitas yang Baru
Cara ini bisa membantu kamu menarik perhatian tim rekrutmen, apalagi kalau posisi yang kamu lamar masih berkaitan satu sama lain.
Namun, situasinya bisa berbeda kalau kamu melamar di perusahaan kecil. Menurut Maribel Valencia, seorang perekrut korporat, manajer di perusahaan kecil biasanya lebih memperhatikan pelamar.
Jadi, kalau kamu melamar beberapa posisi sekaligus di perusahaan kecil, bisa saja kamu terlihat seperti tidak fokus atau bahkan terkesan putus asa. Hal ini bisa membuat peluang kamu justru berkurang.
Lamar ke posisi yang tepat
Melamar beberapa posisi masih aman dilakukan selama keterampilan kamu sesuai dengan kebutuhan tiap posisi. Misalnya, kalau perusahaan besar punya beberapa tim dengan peran yang mirip, melamar ke dua posisi sekaligus tidak masalah.
Kadang, kalau kamu sudah jadi kandidat kuat, tetapi belum terpilih, tim rekrutmen bisa saja merekomendasikan ke divisi lain. Namun, hal ini juga bisa berbalik arah.
Baca Juga: Lowongan Kerja Associate Lawyer di TRNP Law Firm buat yang Pengalaman di Dunia Litigasi
Jika seorang manajer punya pengalaman kurang baik dengan kamu di satu posisi, informasi itu bisa saja tersebar ke manajer lain, dan lamaran kamu jadi bisa diabaikan.
Masalah baru muncul ketika posisi yang kamu lamar tidak relevan dengan keahlian. Misalnya, kamu punya pengalaman sebagai analis bisnis, tetapi juga melamar posisi manajer proyek, penulis teknis, dan bahkan bankir.
Dari sudut pandang perekrut, hal ini terlihat tidak konsisten dan membuat mereka ragu dengan arah karier kamu. Karena itu, penting untuk tahu di mana kekuatan diri dan memilih posisi yang benar-benar sesuai.
Fokus pada kelebihan kamu
Artikel Terkait
Kuliner Masa Depan: 6 Tren Makan yang Akan Mengubah Dunia
Bukan Virus, Ini Pemicu Wabah Zombi dalam FIlm 'Abadi Nan Jaya' Garapan Kimo Stamboel!
7 Langkah Realistis yang Bisa Jalankan untuk Memulai Sober Lifestyle
Sudah Lapor Pelanggaran via Lapor Pak Purbaya, Mengapa Masyarakat Takut Ditelpon Balik?
4 Pekan Rencana Memulai Sober Lifestyle yang Bisa Kamu Coba Jalani!
12 Tokoh Sumpah Pemuda 1928 yang Menjadi Role Model Indonesia Atas Keberagaman Dalam Persatuan
Sukses di Tempat Kerja saat Ini Bukan Hanya Soal Gaji dan Jabatan, Namun Hal Berikut Ini Lebih Penting!