Biar Nggak Rugi, Ini 5 Tanda Barang Bekas yang Sebaiknya Jangan Dibeli!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 15 November 2025 | 20:54 WIB
Ilustrasi thrifting, penjualan baju bekas impor yang layak pakai.
Ilustrasi thrifting, penjualan baju bekas impor yang layak pakai.

Jika kamu tertarik membeli furniture yang memiliki aroma tidak sedap, tetapi bentuknya menarik, pertimbangkan biaya tambahan untuk mengganti pelapisnya. Namun, jika bagian dalamnya juga rusak, biaya perbaikan bisa cukup tinggi.

Baca Juga: 3 Mitos Kepemimpinan yang Bisa Menyulitkan Manajer Baru dan Tidak Perlu Dipercaya Lagi

  1. Barang yang sudah ditarik dari peredaran

Beberapa produk seperti mainan anak, perlengkapan bayi, atau barang elektronik bisa saja sudah ditarik dari peredaran karena alasan keamanan. Sebelum membeli, luangkan waktu sebentar untuk mengecek apakah produk tersebut masih aman digunakan.

Sedikit riset online bisa menyelamatkan kamu dari risiko besar di kemudian hari.

  1. Barang yang retak atau pecah

Barang yang sudah retak, pecah, atau tidak bisa digunakan dengan sempurna sebaiknya dilewati. Meski terlihat antik atau estetik, benda seperti meja marmer dengan retakan besar atau vas yang bisa bocor hanya akan merepotkan dan sulit dirawat.

Belanja barang bekas tetap bisa jadi pengalaman yang menyenangkan asal kamu tahu batasnya. Pilih dengan cermat, beli yang benar-benar kamu butuhkan, dan nikmati proses berburu harta karun tanpa rasa bersalah.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Real Simple

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X