PejuangKantoran.com - Kuartet Agak Laen, yaitu Indra Jegel, Boris Bokir, Oki Rengga dan Bene Dion, bakal menghibur kita lagi dengan film keduanya, Agak Laen: Menyala Pantiku!.
Sebelum film dirilis resmi pada 27 November 2025, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar lebih afdol saat nonton aksi mereka.
Walau hampir 90 persen jajaran pemain dan kru yang terlibat masih sama dengan film pertamanya, ada tiga perbedaan paling mendasar yang disuguhkan genk Agak Laen di karya kedua ini, yaitu:
Baca Juga: OJK Tetapkan Aturan Baru tentang Kategori Rekening yang Tidak Aktif dan Dinyatakan Dormant
1. Bukan lagi komedi horor
Premis film kedua ini adalah tentang empat polisi yang mencari pembunuh anak wali kota. Sang pembunuh diduga bersembunyi di panti jompo.
Sejalan dengan premis ini, maka hampir 80 persen lokasi syuting mengambil tempat di panti jompo. Itu sebabnya nuansa komedinya pun berubah karena di banyak adegan akan melibatkan penghuni panti jompo, orang tua.
“Kalau yang pertama, banyak teriak-teriak dengan hantu dan interaksi seputar pengunjung pasar malam. Sekarang, kita berkomedi dengan penghuni panti jompo.
"Jadi, komedinya sangat hati-hati. Dipikirkan sangat matang karena kalau terasa seperti komedi tanpa empati, susah membuat orang ketawa.
"Dan, walau melibatkan orang tua, komedi kali ini harus tetap mudah dinikmati dan ditertawakan,” jelas Bene Dion, saat press junket Agak Laen Menyala Pantiku! di Kopitagram, Kuningan, Jumat (07/11/2025).
Baca Juga: 3 Cara Menolak dengan Tegas tapi Sopan lewat Chat, buat yang Orangnya Paling Nggak Enakan
2. Beban drama dalam plot beralih ke Boris Bokir
Jika di Agak Laen cerita terpusat pada tokoh Oki (Oki Rengga), di Agak Laen: Menyala Pantiku! fokus akan dialihkan pada Boris Bokir.
Bagi Oki, pemindahan ini ia rasa wajar mengingat kemampuan akting Boris banyak mendapat pengakuan. Sekadar info, Boris masuk nominasi FFI 2025 untuk kategori pemeran pendukung pria terbaik lewat film Panggil Aku Ayah.
“Tahun ini, Boris mempersiapkan aktingnya jauh lebih matang!” ujar Oki dengan nada menggoda.
Artikel Terkait
3 Mitos Kepemimpinan yang Bisa Menyulitkan Manajer Baru dan Tidak Perlu Dipercaya Lagi
Quiet Cracking, Saat Pekerja Terlihat Baik-Baik Saja, tapi Sebenarnya Sudah Sangat Lelah
Qorin 2 Hadirkan Pendekatan Ekstrem Cinta Ayah Terhadap Anaknya yang Alami Perundungan
Ihhh, Koper Ternyata Jadi Salah Satu Barang Paling Kotor Dibanding Toilet
Biar Nggak Rugi, Ini 5 Tanda Barang Bekas yang Sebaiknya Jangan Dibeli!
Tantangan di Tempat Kerja Multigenerasi, Ketika Gaya Komunikasi dan Ekspektasi Jadi Penghalang
Mendapat Pujian di Tempat Kerja itu Membanggakan, Namun Jangan Sampai Sekadar DImanfaatkan!