Di lantai keempat, museum yang dibangun dengan biaya 200 juta yuan itu difungsikan sebagai ruang penemuan sains yang mendukung kegiatan edukatif lintas generasi.
Ada pula area kelas multifungsi dan ruang bebas yang bisa dirancang untuk berbagai program publik, mulai edukasi pelajar hingga diskusi komunitas.
Fungsi-fungsi tersebut menunjukkan bahwa Di-Space bukan sekadar ruang pameran, tetapi juga sebagai platform pembelajaran public sehingga masyarakat bisa mengakses info-info teknologi dan masa depan mobilitas berkelanjutan.
Sebagai museum, Di-Space tidak hanya memberikan edukasi tetapi juga berbagai aktivitas lain seperti kompetisi teknologi, kegiatan komunitas, serta ruang Naked-Eye 3D folding corner seluas 260 m² sehingga pengunjung bisa membayangkan visualisasi evolusi NEV BYD.
Nah, yang tak kalah penting, pengunjung juga bisa menyaksikan langsung berbagai model kendaraan BYD Group!
Artikel Terkait
Kanada Buka Peluang Kerja untuk WNI di Berbagai Sektor, dari Kesehatan hingga Teknologi
Jenis SBN Ritel yang Ditawarkan Sepanjang 2026, Simak Jadwal Terbit dan Kenali Perbedaannya!
Lakukan 7 Langkah Profesional Berikut Ini Ketika Kamu Ingin Mengkritisi Praktik Wage Penalty di Kantor
Luar Biasa! Pebalap Rally Indonesia Jejelogy dan Shammie Berhasil Finish dan Naik Podium di Rally Dakar 2026!
Fitur-Fitur Penting Smartwatch yang Jarang Dipakai dan Kurang Diketahui Pengguna!
4 Running Metrics di Smartwatch yang Jarang Kamu Lihat Tapi Sangat Penting untuk Evaluasi Performance Lari
Berbagai Cedera Lutut dalam Olah Raga Lari, Penyebab, Tanda Awal, dan Cara Pencegahannya