Amit Khatri, pendiri Luna, mengatakan bahwa pembaruan ini menandai pergeseran fungsi perangkat wearable.
“Luna Ring bukan sekadar alat untuk mengukur angka-angka di tubuh kita lagi. Sekarang, alat ini bisa memahami situasi, menghubungkan kebiasaan sehari-hari dengan data kesehatan, dan memberi feedback dengan cara yang terasa sangat alami dalam kehidupan nyata,” ujarnya.
Tanpa biaya langganan
Dari segi fisik, Luna Ring Gen 2 didesain biar tetap nyaman dipakai dalam jangka panjang. Bagian luarnya berbahan titanium dengan lapisan PVD yang tersedia dalam empat warna, sementara bagian dalamnya menggunakan material non-alergi yang ramah di kulit. Cincin ini juga tahan air hingga kedalaman 50 meter.
Baterainya bisa bertahan antara empat hingga tujuh hari. Namun dengan charging case bawaannya, total masa pakainya bisa mencapai 30 hari. Pengisian dayanya juga relatif cepat, hanya butuh sekitar 60-80 menit.
Salah satu poin plus yang mungkin disukai banyak orang adalah tidak adanya biaya langganan bulanan. Dengan harga sekitar $330 (sekitar Rp5,5 juta), kamu sudah mendapatkan akses penuh ke semua fitur tanpa harus dipusingkan dengan tagihan rutin.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan THR PNS, TNI, Polri Cair 26 Februari 2026, Pegawai Swasta Kapan?
Langkah Kunci agar Strategi Lead Generation Kamu Berhasil dan Mendapatkan Pelanggan Setia
Direktur Museum Louvre Mengundurkan Diri Empat Bulan Setelah Pencurian Mahkota Senilai 100 Juta Dollar
Suami 'Mbak Saset' Bukan Satu-satunya, Ada 44 Awardee LPDP yang Belum Kembali ke Indonesia
Bagaimana Peluang Timothée Chalamet untuk Memenangkan Best Actor di Academy Awards?
In This Economy, Tersiar Kabar 400 Karyawan Mie Sedap Bakal Di-PHK. Apa Kata Manajemen?
Perut Keroncongan, Meski Memalukan Tapi Ternyata Mekanisme Sehat Tubuh Kita