Pejuangkantoran.com – Bagi first jobber, salah satu yang kadang bikin deg-degan ketika mau masuk di hari pertama adalah soal pakaian, jangan sampai “saltum” alias “salah kostum”.
Ada sejumlah kantor yang memang sejak awal sudah menentukan “dress code” dalam bekerja. Selain seragam, banyak juga yang tidak memakai seragam tapi ada semacam “kepantasan” dalam mengenakan pakaian, dari ujung kaki ke ujung rambut.
Salah satu yang sebenarnya cukup sering membuat kamu saltum tapi sering terlewat dari perhatian adalah sepatu.
Meskipun dress code ini bukan hal yang kaku, namun sebenarnya ada semacam kepantasan atas kesuaian jenis sepatu dengan bidang-bidang profesi tertentu yang bersifat formal.
Indeed, misalnya, menekankan bahwa definisi business casual dapat berbeda menurut perusahaan, industri, dan level karier. Saat ini banyak perusahaan/organisasi lebih fleksibel dalam menentukan alas kaki, yang penting bukan sandal dan boleh mengenakan sneakers asal warnanya hitam.
Untuk sepatu formal kerja, sebaiknya kita tidak hanya membedakan berdasarkan model, tetapi juga berdasarkan tingkat formalitas, karakter profesi, lingkungan kerja, dan frekuensi berinteraksi dengan klien/nasabah.
Baca Juga: 4 Check List Memilih Sepatu High Heels yang Nyaman untuk Ke Kantor, tanpa Mengabaikan Modelnya
Secara umum, literatur menswear, seperti yang ditulis oleh www.ambrogioshoes.com, membedakan sepatu formal pria terutama berdasarkan konstruksi dan sistem penutupnya: Oxford, Derby, Monk Strap, Loafer, dengan Brogue/Wingtip sebagai variasi dekorasi, bukan selalu kategori konstruksi yang berdiri sendiri. Oxford umumnya paling formal, sedangkan Derby dan Loafer lebih fleksibel.
Berikut ini panduan simpelnya:
- Cap-Toe Oxford
Formalitas dan karakter: sangat formal, konservatif, dan terlihat profesional.
Kecocokan profesi/lingkungan kerja: bankir, lawyer, eksekutif, diplomat, pejabat, auditor, konsultan.
- Plain-Toe Oxford
Formalitas dan karakter: sangat formal, minimalis, elegan.
Kecocokan profesi/lingkungan kerja: eksekutif, lawyer, konsultan, korporat.
- Wholecut Oxford
Formalitas dan karakter: sangat formal, sangat bersih, sophisticated.
Artikel Terkait
Siapa Bilang Harus Pakai Kemeja Putih, Ini 7 Warna Pakaian Terbaik untuk Wawancara Kerja
Apakah Kamu Perlu Mencuci Pakaian Baru Sebelum Dipakai? Ini Jawabannya
Cara Ampuh Menghilangkan Noda Keringat di Pakaian, Agar Tetap Awet dan Bersih
Jangan Salah Pilih, Ini 9 Jenis Pakaian yang Sebaiknya Tidak Dibeli dengan Cara Thrifting
Mendadak, Pemerintah Kota Tokyo Mengimbau Karyawan Pakai Celana Pendek untuk ke Kantor