PejuangKantoran.com – in this economy, niat buat mengisi perut dengan menu makanan sehat, jadi berasa agak berat karena harganya pasti mahal. Padahal kalau kita niatin, makan sehat dengan budget terbatas bukan hal mustahil lho.
Pola makan bergizi tidak selalu identik dengan makanan organik, restoran sehat, atau bahan makanan premium. Dengan memilih sumber protein yang terjangkau, memperbanyak sayur dan buah sesuai musim, serta mengatur menu dan belanja, kita tetap bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa membuat pengeluaran bulanan membengkak.
Baca Juga: Nggak Sempet ke Gym? Yuk Kita Lakukan VILPA, Olahraga bagi yang Sibuk, Sehat Tanpa Perlu ke Gym
Makan Sehat Sering Dianggap Mahal
Salah satu alasan anak muda enggan menerapkan pola makan sehat adalah anggapan bahwa makanan bergizi membutuhkan biaya lebih besar. Salad dengan berbagai topping, smoothie bowl, granola, atau produk berlabel high protein memang bisa memiliki harga yang cukup tinggi.
Padahal, prinsip makan sehat sebenarnya jauh lebih sederhana. Tubuh membutuhkan kombinasi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat, dan cairan dalam jumlah yang sesuai. Sumbernya tidak harus berasal dari produk mahal.
Nasi, telur, tempe, tahu, ikan, ayam, sayuran lokal, pisang, pepaya, dan berbagai buah musiman dapat menjadi pilihan sehari-hari yang lebih ramah kantong.
Baca Juga: Jangan Asal Pakai, Ini Arti 7 Simbol di Kotak Bekal Makan Siang Kamu
Prioritaskan Protein yang Terjangkau
Protein penting untuk membantu mempertahankan dan membangun jaringan tubuh, tetapi tidak harus selalu berasal dari daging mahal. Telur, tahu, tempe, ikan lokal, dan kacang-kacangan dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis.
Untuk kita yang aktif berolahraga, protein juga sering menjadi perhatian utama. Daripada langsung membeli berbagai produk atau suplemen, pastikan kebutuhan dasar dari makanan sehari-hari sudah terpenuhi terlebih dahulu.
Triknya adalah membeli bahan dalam jumlah yang sesuai kebutuhan dan mengolahnya menjadi beberapa menu berbeda. Tempe, misalnya, bisa ditumis, dipanggang, atau dimasukkan ke dalam menu nasi dan sayuran.
Artikel Terkait
Jangan Makan 7 Hidangan Ini Saat Perut Kamu Kosong! Bisa Bahaya
Ini Pemanis “Paling Sehat” Buat Minum Kopi Menurut Ahli Gizi!
Apa yang Terjadi Kalau Kamu Makan Roti Sourdough Setiap Hari? Ini Kata Ahli Gizi
Apa yang Terjadi Jika Makan Tomat Setiap Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi
Nggak Sempet ke Gym? Yuk Kita Lakukan VILPA, Olahraga bagi yang Sibuk, Sehat Tanpa Perlu ke Gym
Fenomena Gaya Hidup Sehat Masyarakat Indonesia, Kenapa Gen Z dan Milenial Jaman Now Suka Banget Olahraga?
Jangan Asal Pakai, Ini Arti 7 Simbol di Kotak Bekal Makan Siang Kamu