Samsung Satu-Satunya Merek HP yang Tumbuh di Asia Tenggara pada Q2, HP Murah Makin Sepi!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:40 WIB
Ilustrasi: Samsung sukses memimpin pasar smartphone di Asia Tenggara dengan pangsa 24%.  (Unsplash/Evgeny Opanasenko)
Ilustrasi: Samsung sukses memimpin pasar smartphone di Asia Tenggara dengan pangsa 24%. (Unsplash/Evgeny Opanasenko)

PejuangKantoran.comPasar smartphone di Asia Tenggara ternyata lagi lesu. Menurut laporan terbaru dari Counterpoint Research (CR), pengiriman HP di kawasan ini turun 15% pada kuartal kedua (April-Juni) dibanding periode yang sama tahun lalu. Biaya produksi HP yang makin melambung tinggi disebut-sebut jadi biang keladinya.

Namun di tengah kondisi pasar yang merosot, Samsung justru sukses memimpin pasar dengan share (pangsa) 24%. Raksasa teknologi asal Korsel ini bahkan menjadi satu-satunya merek yang pengirimannya tumbuh positif, yaitu naik 6% dibanding tahun lalu.

Baca Juga: 6 Cara Mencari Pekerjaan Baru yang Lebih Efektif ketimbang 'Doomjobbing' Berjam-jam

Setelah Samsung, barulah Xiaomi di peringkat kedua dengan pangsa pasar 18%, disusul OPPO (17%), Transsion (induk perusahaan Infinix dan Tecno) sebesar 15%, serta Apple yang berada di lima besar dengan 9%.

HP murah makin sepi

Nasib kurang beruntung dialami deretan merek asal China. Xiaomi, OPPO, dan Transsion harus merelakan pengiriman unit mereka turun akibat meroketnya harga komponen memori. Kenaikan biaya ini sangat memukul lini HP kelas entry-level.

Data CR mencatat, penjualan HP murah harga di bawah Rp2,3 jutaan anjlok hingga 38%. Begitu juga dengan kelas menengah di rentang Rp4,4 juta - Rp8,8 juta, yang ikut turun 11%.

Karena komponen makin mahal, pabrikan HP mulai mengalihkan fokus ke segmen menengah ke atas demi mengamankan keuntungan.

Uniknya, segmen HP mahal justru melawan arus. Penjualan HP di kelas harga Rp8,1 juta - Rp11,3 juta melonjak drastis hingga 74%. Sementara itu, kelas flagship di atas Rp12 jutaan tumbuh sebesar 18%.

Baca Juga: Sekarang, Karyawan Mengubah Profil LinkedIn dengan Mengganti Skill dengan Istilah-istilah AI

Apple relatif bertahan stabil dengan penurunan tipis sekitar 2%. Di sisi lain, merek asal China lainnya, HONOR, mencatatkan kejutan dengan pertumbuhan signifikan mencapai 61%.

Prediksi di paruh kedua 2026

Counterpoint memperkirakan pasar smartphone di Asia Tenggara masih bakal menghadapi tekanan berat sampai akhir tahun 2026. Konsumen yang makin hati-hati membelanjakan uangnya bikin produsen HP enggan ambil risiko.

Ketimbang jor-joran mengejar volume penjualan yang tinggi, para pabrikan diprediksi bakal bermain aman dengan fokus menjaga stok barang dan mempertahankan keuntungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: GSM Arena, SammyGuru

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X